BeritaLimapuluh Kota

Firdaus Datuak Bosa Nan Batuah: Polemik Tanah Ulayat di Jorong Landai Tak Mungkin Orang Luar yang Lebih Tahu

203
×

Firdaus Datuak Bosa Nan Batuah: Polemik Tanah Ulayat di Jorong Landai Tak Mungkin Orang Luar yang Lebih Tahu

Sebarkan artikel ini
Ketua KAN Harau, Firdaus Datuak Bosa Nan Batuah
Ketua KAN Harau, Firdaus Datuak Bosa Nan Batuah. (f/ist)

Mjnews.id – Terkait tudingan tukang kipas di polemik tanah ulayat di Jorong Landai, Nagari Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, yang dialamatkan kepada anggota DPR RI Fraksi PAN dapil Sumbar II Arisal Aziz oleh salah seorang tokoh masyarakat Limapuluh Kota, Ketua KAN (Kerapatan Adat Nagari) Harau, Firdaus Datuak Bosa Nan Batuah turut memberikan tanggapan dan komentar.

Hal itu ia ungkapkan saat bincang-bincang dengan salah satu wartawan di warung kopi Nagari Harau, yang mengatakan, tudingan tukang kipas dan jangan jadi tukang kompor kepada bapak Arizal Aziz sekaitan polemik tanah ulayat di Jorong Landai itu adalah pernyataan orang yang tak paham dengan persoalan.

ADVERTISEMENT

“Tudingan itu jelas tidak ada dasar nyadan sangat keliru menafsirkannya,” katanya didampingi Sekretaris KAN Harau, Minggu 2 November 2025 malam.

Firdaus juga menyebutkan, polemik tanah ulayat Jorong Landai yang saat ini tengah berproses hukum, Bapak Arisal Aziz selaku anggota DPR RI dapil Sumbar II merasa terpanggil untuk mencari titik persoalan tersebut dan ingin memperjuangkan hak-hak masyarakat yang mungkin merasa dirugikan.

“Semestinya tindakan beliau harus kita apresiasi dan wajib kita sampaikan ucapan terima kasih, bukan menuding sebagai tukang kipas,” ucap Firdaus.

Ditambahkan lagi, justru ia menilai wakil rakyat fraksi PAN DPR RI Arizal Aziz seperti malaikat tak bersayap, di tengah masyarakat Jorong Landai memperjuangkan hak-hak tanahnya hingga sampai ke ranah hukum.

“Beliau hadir memberikan bantuan hukum secara gratis dan bahkan bakal mengawal persoalan ini sampai ke tingkat pusat. Kita juga menyayangkan statemen mantan anggota DPRD tersebut. Saya juga menegaskan, sembrawut permasalahan tanah di Jorong Landai, ia yang lebih tahu seluk beluknya dan tak mungkin pula orang luar yang lebih tahu permasalahannya,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, mantan anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota periode 2019–2024, Khairul Apit, meluapkan kegeramannya terhadap pernyataan Anggota DPR RI Fraksi PAN Arisal Aziz, yang belakangan ramai beredar di berbagai media terkait persoalan tanah ulayat di Jorong Landai, Nagari/Kecamatan Harau.

Menurutnya bahwa pernyataan yang disampaikan Arizal Aziz tidak mencerminkan pemahaman yang utuh terhadap akar persoalan yang sebenarnya terjadi di lapangan. Ia menyebut, sikap seperti itu justru dapat memecah belah masyarakat dan menciptakan kegaduhan baru.

“Sebagai warga Limapuluh Kota, kami tidak mau diadu domba oleh tukang-tukang kipas yang menyimpan dendam. Bapak Arisal Aziz harus paham dulu akar permasalahannya sebelum membuat pernyataan di berbagai media,” kata Khairul Apit kepada wartawan, Sabtu 1 November 2025.

(Yud)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT