BeritaParlemenSumatera Barat

Evi Yandri Tekankan Bahaya Narkoba di Bimtek P4GN, Hadirkan Mantan Pecandu untuk Beri Edukasi Nyata

357
×

Evi Yandri Tekankan Bahaya Narkoba di Bimtek P4GN, Hadirkan Mantan Pecandu untuk Beri Edukasi Nyata

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, memberikan materi pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Hotel Axana
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, memberikan materi pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Hotel Axana. (f/ist)

Mjnews.id – Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, memberikan materi pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Hotel Axana pada hari ketiga pelaksanaan, Jumat (14/11/2025).

Dalam pemaparannya, Evi Yandri menghadirkan tiga mantan pecandu narkoba yang telah berhasil pulih melalui pendampingan Yayasan Pelita Jiwa Insani (YPJI), serta turut didampingi oleh Ketua YPJI, Syafrizal.

ADVERTISEMENT

Ketiganya sebelumnya merupakan pecandu berat yang bahkan sempat mengalami kondisi mirip Orang Dalam Gangguan Kejiwaan (ODGJ) akibat kecanduan narkotika.

Evi Yandri Hadirkan Mantan Pecandu

Menurut Evi Yandri, kehadiran para mantan pecandu ini diharapkan mampu membuka wawasan peserta Bimtek mengenai bahaya NAPZA secara lebih nyata. Ia menegaskan bahwa pemahaman yang kuat tentang ancaman penyalahgunaan narkoba penting agar peserta dapat mengantisipasi potensi bahaya yang mungkin mengancam keluarga atau lingkungan sekitar.

“Dengan melihat langsung pengalaman para mantan pecandu, peserta akan lebih memahami betapa berbahayanya NAPZA. Jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau korban penyalahgunaan narkoba, segera laporkan ke pihak berwajib atau ke YPJI,” tegas Evi Yandri.

Ia menambahkan, masalah narkoba sangat kompleks karena dipengaruhi berbagai faktor seperti ekonomi, sosial, hukum, psikologis, hingga perkembangan teknologi. Selama permintaan masih tinggi dan jaringan sindikat terus bergerak, peredaran narkoba akan sulit ditumpas.

Kegiatan sosialisasi P4GN ini juga selaras dengan Perda Sumbar Nomor 9 Tahun 2018 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya.

YPJI: Rehabilitasi Bukan Sekadar Mengobati, Tapi Mengembalikan Masa Depan

Ketua YPJI, Syafrizal, dalam kesempatan tersebut memaparkan perjalanan yayasan yang telah berdiri sejak 2014. YPJI menangani korban penyalahgunaan narkoba mulai dari tingkat ringan hingga berat.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT