Mjnews.id – Pemko Payakumbuh memperkuat struktur birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat fungsional untuk mendorong akselerasi pelayanan publik yang lebih profesional dan responsif.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah strategis untuk penyegaran organisasi, penguatan birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Payakumbuh,” kata Sekda Kota Payakumbuh, Rida Ananda saat mewakili Wali Kota Payakumbuh pada pelantikan di Aula Josrizal Zain Balai Kota Payakumbuh, Senin malam 02 Februari 2026.
Rida Ananda melantik Syahril sebagai Inspektur Daerah Kota Payakumbuh untuk jabatan pimpinan tinggi pratama.
Sementara itu, ia juga mengukuhkan sejumlah pejabat administrator pada posisi strategis, antara lain Rajman Sunardi sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Pengendalian Pembangunan, Danil Defo sebagai Kepala Bagian Pemerintahan.
Kemudian A. Arifianto sebagai Kepala Bagian Perekonomian, Ul Fakhri sebagai Kepala Bagian Umum, dan Diki Engla Mardianto sebagai Kepala Bagian Protokoler.
Selain itu, Pemko Payakumbuh menunjuk Dewi Mulia sebagai Camat Payakumbuh Selatan, Eza sebagai Camat Payakumbuh Barat, Yopie Kurniawan sebagai Camat Payakumbuh Timur, serta Atemugiarae sebagai Camat Lamposi Tigo Nagori.
Rida juga melantik Budhy Dharma Permana sebagai Inspektur Pembantu Wilayah III, Resti Desmila sebagai Kepala Bagian Fasilitasi Fungsi Penganggaran dan Pengawasan pada Sekretariat DPRD, Budi Kurniawan sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD.
Selanjutnya Eka Diana Rilva sebagai Sekretaris Dinas PUPR, Suryadi sebagai Kepala Bidang Kehumasan Diskominfo, Syafrianto sebagai Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Juli Juwita sebagai Kepala Bidang Promosi Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan, serta Khalid Zamri sebagai Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi dan UKM, ditambah empat pejabat fungsional.
Ia menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi tersebut menutup kekosongan jabatan sekaligus menyatukan langkah organisasi agar lebih inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Seluruh proses ini mencerminkan komitmen pimpinan daerah untuk memastikan birokrasi Kota Payakumbuh bergerak ke arah yang lebih baik, transparan, dan sesuai ketentuan,” ujarnya.












