BeritaKabupaten AgamPendidikan

BEM KM Unand Optimalisasi Pemanfaatan Pangan Lokal Sehat di Nagari Salareh Aia

127
×

BEM KM Unand Optimalisasi Pemanfaatan Pangan Lokal Sehat di Nagari Salareh Aia

Sebarkan artikel ini
BEM KM Unand Optimalisasi Pemanfaatan Pangan Lokal Sehat di Nagari Salareh Aia
BEM KM Unand Optimalisasi Pemanfaatan Pangan Lokal Sehat di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. (f/ist)

Mjnews.id – Bencana alam melanda wilayah Kabupaten Agam memberikan dampak signifikan terhadap kondisi sosial, ekonomi, serta pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Nagari Salareh Aia di Kecamatan Palembayan menjadi salah satu wilayah yang turut merasakan dampak tersebut, terutama dalam hal ketersediaan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.

Dalam situasi pasca bencana, keterbatasan akses terhadap bahan pangan yang sehat dan bergizi menjadi tantangan yang perlu segera diatasi guna menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Menanggapi kondisi tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas (BEM KM UNAND) melalui Program Mahasiswa Berdampak menghadirkan inisiatif pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan pangan lokal sehat pada 6-8 Maret 2026.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi pangan lokal yang bergizi serta memanfaatkan potensi sumber daya pangan yang tersedia di lingkungan sekitar, melalui hasil tanaman hidroponik yang telah ditanam oleh warga.

BEM KM Unand Optimalisasi Pemanfaatan Pangan Lokal Sehat di Nagari Salareh Aia
BEM KM Unand Optimalisasi Pemanfaatan Pangan Lokal Sehat di Nagari Salareh Aia. (f/ist)

Kegiatan yang dilaksanakan meliputi edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang, pengenalan berbagai jenis pangan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi, serta pelatihan pengolahan bahan pangan lokal menjadi makanan sehat dan bernilai ekonomi. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, masyarakat diajak untuk memahami bahwa pangan lokal seperti umbi-umbian, sayuran, dan hasil pertanian setempat dapat menjadi alternatif sumber gizi yang baik bagi keluarga.

Selain berkontribusi dalam pemulihan kondisi kesehatan masyarakat pasca bencana, pemanfaatan pangan lokal juga berpotensi memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang mudah diakses, masyarakat dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah serta meningkatkan kemandirian pangan.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai fasilitator dalam proses edukasi dan pendampingan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendorong perubahan pola konsumsi yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Program Mahasiswa Berdampak yang diinisiasi oleh BEM KM UNAND diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mendukung pemulihan gizi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.

(*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT