Mjnews.id – Petinju amatir Kabupaten Dharmasraya kembali menunjukkan tajinya di tingkat provinsi. Pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pertina Sumatera Barat yang berlangsung di Padang, 1 hingga 4 Mei 2026, kontingen Dharmasraya sukses membawa pulang empat medali dari berbagai kelas pertandingan.
Delapan atlet diturunkan dalam ajang tersebut. Hasilnya cukup membanggakan, yakni satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu berhasil diraih para petinju muda Dharmasraya.
Medali emas dipersembahkan M. Rhazif Alvarelli yang tampil impresif di kelas 66 kilogram putra. Sementara dua medali perak diraih Novri Ilham pada kelas 57 kilogram putra dan Serda Daud Darasian di kelas 71 kilogram putra. Adapun medali perunggu berhasil disumbangkan Navista Alfa dari kelas 54 kilogram putri.
Selain para peraih medali, kontingen Dharmasraya juga diperkuat Boy Sandi di kelas 63,5 kilogram putra, Syarif Hidayatullah di kelas 51 kilogram putra, Zulma Elvin, serta Rahmat Hidayatullah di kelas 75 kilogram putra.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari pendampingan tim pelatih dan pengurus Pertina Dharmasraya. Kontingen dipimpin Pelatih Zeni Umar Dani Ritonga bersama Ketua Pertina Dharmasraya, Lasri dan Ketua KONI Dharmasraya, Afrizal Latif. Sementara koordinasi kegiatan dan keberangkatan atlet ditangani Pangky Gustavia.
Apresiasi atlet tinju Dharmasraya
Ketua Pertina Dharmasraya Lasri melalui Koordinator Kegiatan Pangky Gustavia menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh atlet yang telah berjuang maksimal membawa nama baik daerah di ajang tingkat provinsi.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan doa kepada atlet tinju Dharmasraya, terutama para donatur yang ikut membantu kebutuhan atlet selama mengikuti Kejurda Pertina Sumbar,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat Dharmasraya yang terus memberi semangat kepada para atlet sehingga mampu tampil percaya diri di atas ring.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi pemicu semangat bagi generasi muda Dharmasraya untuk terus mengembangkan potensi di bidang olahraga, khususnya cabang tinju amatir.
(Sutan)










