Mjnews.id – Sore mulai turun di Lapangan Adityawarman, Nagari Siguntur. Namun semangat para pemain Siguntur FC belum juga surut. Instruksi demi instruksi terus terdengar dari pinggir lapangan. Operan cepat, duel keras, hingga teriakan penyemangat menjadi pemandangan yang kini rutin terlihat dalam persiapan menuju Dharmasraya Champion League (DCL) 2026.
Bagi masyarakat Siguntur, turnamen ini bukan sekadar kompetisi tarkam biasa. Ada harapan besar untuk menghidupkan kembali nama besar sepakbola nagari yang dulu dikenal sebagai salah satu lumbung pemain berbakat di Dharmasraya.
Di bawah komando Pelatih Kepala M. Kamel, sebanyak 25 pemain hasil seleksi dari enam klub di Nagari Siguntur mulai ditempa sejak dua bulan terakhir. Tiga kali sepekan setiap Sabtu, Senin, dan Rabu para pemain menjalani latihan intensif demi menghadapi laga pembuka melawan PSGM Gunung Medan di Gelanggang Olahraga Dharmasraya, Sabtu, 6 Juni mendatang.
Bukan pekerjaan mudah membangun tim dari pemain yang berasal dari latar klub berbeda. Karena itu, fokus utama tim pelatih saat ini bukan hanya soal teknik permainan, tetapi juga menyatukan karakter dan mental bertanding.
“Sedang membenahi fisik, membangun chemistry antar pemain, serta menanamkan pemahaman taktik dan strategi,” ujar Kamel di sela latihan, Sabtu (16/05/2026).
Siguntur FC sendiri berada di bawah binaan tokoh sepakbola Dharmasraya sekaligus Owner Duo Swarna FC, Martin Efendi. Kehadiran tim ini disebut menjadi bagian dari upaya membangkitkan kembali kejayaan sepakbola Siguntur yang pernah melahirkan banyak pemain untuk PS Dharmasraya maupun Persiju Sijunjung pada masa Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung dahulu.
Optimisme mulai tumbuh di tubuh tim. Sejumlah pemain senior dan berpengalaman seperti Dian Kayak, M. Fadil, Mahtori, Yandi, hingga penjaga gawang kawakan Persiko Koto Tuo, Arrahman, menjadi tulang punggung skuad menghadapi ketatnya persaingan DCL 2026.
Target awal Siguntur FC
Manajemen tim pun tidak ingin sekadar numpang lewat. Martin Efendi menyebut target awal Siguntur FC adalah menembus babak 16 besar sebelum berbicara lebih jauh soal perebutan gelar juara dalam turnamen perdana yang menjadi program unggulan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Bupati Leli Arni itu.
Dukungan masyarakat juga mulai terasa. Wali Nagari Siguntur, Hamdan, bahkan ikut hadir menyaksikan sesi latihan bersama perangkat nagari. Menurutnya, tampil pada laga pembukaan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Siguntur.
“Tentu kita siap menyukseskan turnamen perdana DCL ini. Apalagi kita mendapat kehormatan dari Ibu Bupati sebagai tim yang bertanding di pembukaan. Itu suatu kebanggaan bagi kami,” ungkap Hamdan .
Ia memastikan Pemerintah Nagari bersama masyarakat siap memobilisasi dukungan untuk memenuhi Sport Center Dharmasraya pada laga pembuka nanti.
“Pemerintah Nagari bersama masyarakat Nagari Siguntur siap meramaikan laga yang akan dilakoni klub nagari kami,” katanya.
Kini, harapan itu sedang dipupuk dari lapangan sederhana di Siguntur. Di tengah teriknya sore dan kerasnya latihan, Siguntur FC sedang menyusun mimpi: membawa pulang kebanggaan untuk nagari mereka di panggung Dharmasraya Champion League 2026.
(Sutan)












