pemkab muba
Opini

Menjaga Citra Islam di Era Digital melalui Etika Komunikasi

111
×

Menjaga Citra Islam di Era Digital melalui Etika Komunikasi

Sebarkan artikel ini
Tomi Hendra

Etika itu sendiri merupakan salah satu standar moral yang menjadi pedoman dalam menilai benar atau salahnya perilaku seseorang. Dalam konteks dakwah sendiri etika komunikasi berperan penting karena menentukan keberhasilan pesan yang disampaikan.

Juru dakwah yang memahami tentang etika berkomunikasi akan lebih mudah mendapat kepercayaan dan mampu membentuk citra positif terhadap dakwah yang disampaikan.

ADVERTISEMENT

Menurut K. Bertens, etika merupakan refleksi terhadap tindakan manusia. Sementara itu Etika dakwah menuntut Dai untuk jujur, bijaksana, dan memiliki sikap kritis.

Kejujuran adalah cermin integritas seorang Dai. Rasulullah SAW menunjukkan sifat jujur dalam menyampaikan dakwahnya, sehingga para sahabat yakin bahwa pesan yang dibawa beliau adalah wahyu Allah SWT.

Kejujuran ini bukan hanya dalam materi dakwah, tetapi juga dalam prilaku kehidupan sehari-hari, sehingga masyarakat melihat keteladanan dalam diri Dai yang patut ditiru.

Selain jujur, seorang Dai harus memiliki hikmah, yaitu kemampuan untuk meletakkan sesuatu pada tempatnya. Hikmah dalam dakwah dapat diartikan sebagai menyampaikan pesan dengan cara yang tepat, yang tidak menyinggung atau memojokkan mad’u.

Rasulullah SAW mencontohkan bagaimana bersikap hikmah dalam menyelesaikan masalah. Beliau mengedepankan sikap lembut dan penuh pengertian, misalnya dalam peristiwa ketika seorang Badui kencing di mesjid. Beliau tidak langsung menghardik, melainkan menegur dengan cara yang halus agar sang Badui belajar tanpa merasa terintimidasi.

Etika Komunikasi Dakwah di Era Digital

Kemajuan teknologi menghadirkan berbagai media untuk menyampaikan dakwah, mulai dari radio, televisi, hingga internet dan media sosial. Namun, penggunaan media ini memunculkan tantangan etika baru. Di era digital, dakwah seharusnya tetap menjaga prinsip kelembutan dan pengertian sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Dakwah yang diwarnai ujaran kebencian atau hujatan terhadap kelompok yang berbeda justru akan mencoreng ajaran Islam yang mengedepankan kedamaian dan persatuan.

Dalam pandangan Yahya Omar, dakwah merupakan usaha untuk mengajak manusia dengan cara yang bijaksana kepada jalan yang benar sesuai dengan perintah tuhan untuk kemaslahatan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT