pemkab muba
Kabupaten PasamanSumatera Barat

Dugaan Penganiayaan Siswa di SMAN 3 Sumbar Lubuk Sikaping Berlanjut ke Polisi

65
×

Dugaan Penganiayaan Siswa di SMAN 3 Sumbar Lubuk Sikaping Berlanjut ke Polisi

Sebarkan artikel ini
SMAN 3 Sumbar Lubuk Sikaping
SMAN 3 Sumbar Lubuk Sikaping. (f/musriadi musanif)

Dalam curhatnya di lembaran buku bertulis tangan, MK (16), anak yang menjadi korban dugaan penganiayaan, bullying, dan pemerasan itu bercerita, dia mengalami penganiayaan itu pada tengah malam, setelah menolak permintaan uang oleh para seniornya di asrama SMAN 3 Sumbar tersebut.

MK pun merinci daftar nama anak-anak asrama SMAN 3 Sumbar yang memerasnya, tapi kemudian dia dianiaya oleh kedua pelaku hingga memar dan lebam-lebam.

ADVERTISEMENT

Menurut korban, S dan R menganiaya di dalam kamar dengan pintu kamar dikunci dari luar. Perlakuan penganiayaan itu, disaksikan oleh banyak temannya. Ironisnya, tulis MK, guru asramanya tidak mengetahui kejadian yang berlangsung hampir dua jam itu.

Ikmal mengaku, dia selaku orang tua tidak pernah mendapat kabar dari pihak sekolah. “Ini terbongkarnya, karena anak kami lari dari asrama ke rumah neneknya dalam keadaan memar dan lebam,” sebut Ikmal lagi.

Kepala SMAN 3 Sumbar, Firdaus didampingi Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Helma Dyona, saat ditemui beberapa pekan lalu, mengakui peristiwa itu terjadi di asrama yang dia pimpin. Upaya penyelesaian kasus itu juga sudah dilakukan, namun tidak mengetahui sejauhmana perkaranya di Polres Pasaman.

“Sudah kita upayakan. Tentu, persoalan hukumnya kita persilahkan polisi yang akan menjelaskan. Surat pindah juga telah diberikan kepada MK,” sebut Firdaus.

(mus)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *