BeritaKota BukittinggiPendidikan

Sejarah Baru HMPS KPI UIN SMDD Bukittinggi, Perempuan Pertama Terpilih Sebagai Ketua Umum Periode 2026

140
×

Sejarah Baru HMPS KPI UIN SMDD Bukittinggi, Perempuan Pertama Terpilih Sebagai Ketua Umum Periode 2026

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum HMPS KPI terpilih Ade Aulia Lubis bersama Wakil Ketua Umum Sri Mulyani
Ketua Umum HMPS KPI UIN SMDD Bukittinggi terpilih, Ade Aulia Lubis bersama Wakil Ketua Umum Sri Mulyani. (f/ist)

Mjnews.id – Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) mencatat sejarah baru dengan terpilihnya perempuan pertama sebagai ketua umum periode 2026.

Penetapan ini dilakukan melalui pemilihan umum mahasiswa yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) diawasi Badan Pengawasan Pemilihan Umum (BAWASLU) dan Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (SEMA FUAD) pada Kamis 11 Desember 2025 di kampus UIN SMDD (Universitas Islam Negeri Sjech Djamil Djambek) Bukittinggi.

ADVERTISEMENT

Pemilihan Ketua Umum HMPS KPI 2026 berlangsung dalam konteks calon tunggal, setelah melalui dinamika panjang pada tahap pencalonan. Pada awal proses, terdapat dua pasang calon (paslon) yang keduanya merupakan perempuan. Namun, salah satu Paslon dinyatakan gugur karena tidak melengkapi persyaratan administrasi pencalonan.

Berdasarkan aturan yang berlaku, KPU, Bawaslu dan SEMA FUAD mengambil keputusan tegas dan menetapkan satu paslon sebagai calon tetap hingga hari pemungutan suara.

Membangun HMPS KPI yang Lebih Maju

Ketua Umum HMPS KPI terpilih Ade Aulia Lubis menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan serta mengucapkan terimakasih kepada seluruh mahasiswa KPI atas kepercayaan dan dukungan yang mengantarkan mereka pada posisi kepemimpinan.

“Kita menegaskan bahwa dorongan kolektif dari kamerad KPI menjadi kekuatan utama dalam mengemban tanggung jawab satu tahun ke depan. Bukan hanya itu, kami juga berharap kamerad KPI sama-sama membangun KPI lebih maju, dan ini bukan berbicara apa gender yang memimpin tapi bagaimana kita sama-sama untuk berkembang,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum HMPS KPI terpilih, Sri Mulyani menegaskan komitmennya untuk membangun kepemimpinan yang kolaboratif.

Menanggapi keraguan atas kepemimpinan perempuan, pada dasarnya kepemimpinan tidak ditentukan oleh gender, melainkan oleh kapasitas dan komitmen dalam memimpin Lembaga.

“Sebagai Perempuan pertama yang terpilih, kami berkomitmen menghadirkan perubahan nyata, khususnya mewujudkan nilai “KPI adalah keluarga” agar tidak sekedar menjadi slogan, tetapi terasa dalam praktik organisasi, tapi kembali juga untuk membangun itu kita harus bergerak bersama-sama kamerad KPI,” katanya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT