BeritaKota PayakumbuhPendidikan

Siswa SMA Negeri 1 Payakumbuh Terpilih sebagai Delegasi Indonesia di Water Rocket Competition 2025

919
×

Siswa SMA Negeri 1 Payakumbuh Terpilih sebagai Delegasi Indonesia di Water Rocket Competition 2025

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Zulmaeta bersama Syahdan Hesa Teymorian, siswa SMA Negeri 1 Payakumbuh yang terpilih sebagai salah satu delegasi Indonesia dalam ajang Water Rocket Competition 2025 yang akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia
Wali Kota Zulmaeta bersama Syahdan Hesa Teymorian, siswa SMA Negeri 1 Payakumbuh yang terpilih sebagai salah satu delegasi Indonesia dalam ajang Water Rocket Competition 2025 yang akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. (f/pemko)

Mjnews.id – Setelah menjadi Juara 2 Kompetisi Roket Air Nasional 2025 di Embung Giwangan, Yogyakarta, 18 Juni lalu, siswa SMA Negeri 1 Payakumbuh, Syahdan Hesa Teymorian terpilih sebagai salah satu delegasi Indonesia dalam ajang Water Rocket Competition 2025 yang akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 7–10 Oktober 2025.

Keberhasilannya menempatkan nama Payakumbuh sejajar dengan daerah-daerah lain yang melahirkan talenta muda di bidang sains dan teknologi.

ADVERTISEMENT

Ajang Water Rocket Competition 2025 sendiri dikenal sebagai kompetisi bergengsi yang memadukan ilmu fisika, rekayasa teknik, dan kreativitas desain.

Para peserta ditantang untuk mengubah teori aerodinamika, tekanan udara, hingga gaya dorong menjadi karya nyata berupa roket air yang mampu melesat tinggi dengan presisi.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyampaikan apresiasinya dan berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda lain.

“Keberangkatan Syahdan bukan hanya membawa nama sekolah atau kota, tetapi juga nama bangsa. Kami bangga karena anak Payakumbuh bisa tampil di panggung dunia. Semoga prestasi ini menjadi pemicu lahirnya lebih banyak inovator muda dari daerah kita,” kata Wako Zulmaeta di Balai Kota Payakumbuh, Rabu (01/10/2025).

Ia juga berpesan agar Syahdan tetap menjaga semangat dan kepercayaan diri saat berlaga.

“Jangan takut bersaing dengan peserta dari negara lain. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jangan lupa membawa nilai-nilai positif dari Payakumbuh ke mancanegara. Apa pun hasilnya, Syahdan sudah menjadi kebanggaan kami semua,” ujarnya.

Sementara itu, Mimi Yulia, guru pendamping dari SMA 1 Payakumbuh, mengungkapkan bahwa keberhasilan Syahdan adalah buah dari kerja keras dan konsistensi dalam belajar serta berlatih.

“Sejak awal Syahdan menunjukkan ketekunan luar biasa. Ia tidak hanya memahami teori, tapi juga tekun melakukan uji coba, memperbaiki setiap detail desain roketnya. Prestasi ini membuktikan bahwa anak daerah juga mampu bersaing di level dunia jika diberi ruang dan dukungan,” ujar Mimi Yulia.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT