Sumatera Barat

Sambangi Kedubes Malaysia, Gubernur Sumbar Usulkan Penguatan Kerja Sama

711
×

Sambangi Kedubes Malaysia, Gubernur Sumbar Usulkan Penguatan Kerja Sama

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi sambangi Kedubes Malaysia
Gubernur Sumbar, Mahyeldi sambangi Kedubes Malaysia. (f/pemprov)

Mjnews.id – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah beserta jajaran sambangi Kantor Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Selasa 24 Desember 2024.

Kedatangan Mahyeldi disambut langsung oleh Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin.

ADVERTISEMENT

Gubernur Mahyeldi mengungkap, dalam pertemuan tersebut ia membahas rencana penguatan kerjasama dengan Pemerintah Malaysia. Ia mengaku, rencananya itu mendapat sambutan baik dari pihak Malaysia.

“Alhamdulillah, tadi kita diterima langsung oleh Duta Besar Malaysia untuk Indonesia. Banyak rencana yang kita bicarakan, intinya adalah penguatan dari apa yang sudah terjalin selama ini dan usulan itu mendapat sambutan baik dari Dubes Malaysia,” ungkap Mahyeldi.

Mahyeldi kemudian merinci, penguatan kerjasama di bidang apa yang diusulkannya kepada Pemerintah Malaysia dalam pertemuan tersebut. Pertama penguatan kerjasama bidang pendidikan, kedua bidang pariwisata, dan ketiga bidang kebudayaan, serta yang terakhir kerjasama di bidang ketenagakerjaan.

Pada bidang pendidikan, Gubernur Mahyeldi mengusulkan kerjasama dalam bentuk penempatan magang siswa SMK asal Sumbar di Malaysia.

Selama ini, menurut Mahyeldi, prosesnya sedikit terkendala karena adanya kebijakan batasan usia magang di perusahaan Malaysia yang hanya membolehkan bagi anak berusia minimal 18 tahun.

Kemudian penguatan kerjasama bidang kebudayaan, kedepan direncanakan akan melibatkan sekolah-sekolah di kedua belah pihak.

Selanjutnya, terkait bidang pariwisata. Pemprov Sumbar mengusulkan kerjasama fasilitasi promosi potensi pariwisata kedua pihak, melalui berbagai even strategis.

“Intinya kita menawarkan penguatan kerjasama pada 4 bidang. Yakni, pendidikan, pariwisata, kebudayaan dan ketenagakerjaan,” jelas Mahyeldi.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT