banner pemkab muba
Padang PanjangPendidikanSumatera Barat

PD IPM Pabasko Gelar Pelatihan Taruna Melati II

151
×

PD IPM Pabasko Gelar Pelatihan Taruna Melati II

Sebarkan artikel ini
PD IPM Pabasko Gelar Pelatihan Taruna Melati II
PD IPM Pabasko Gelar Pelatihan Taruna Melati II. (ist)

PADANG PANJANG, Mjnews.id – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Pabasko menggelar Pelatihan Kader Muda Taruna Melati II (PKMTM II), serta Pelatihan Fasilitator dan Pendamping I. Dengan mengambil tema “Regenerasi Kader Pelajar Berkemajuan”, pelatihan berlangsung di Aula Balai Benih Ikan (BBI) Kota Padang Panjang, Selasa (1/3/2022).
PKMTM merupakan salah satu cara IPM mempersiapkan kaderisasi kepemimpinan yang nantinya menjadi cikal bakal lahirnya pemimpin dimasa yang akan datang. Sedangkan pelatihan fasilitator dan pendamping I, merupakan perkaderan fungsional IPM, yang tujuannya untuk mempersiapkan kader IPM untuk mengelola perkaderan utama IPM pada dua tingkat perkaderan, yaitu pelatihan kader dasar taruna melati 1 dan pelatihan kader muda taruna melati 2.
Pelatihan yang berlangsung 1-5 Maret ini, dibuka Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Sumatera Barat, Sailendra Gusnan ini, diikuti sebanyak 60 peserta.
“PKMTM ini bertujuan untuk menjalankan amanah persyarikatan, dengan harapan akan lahir kader-kader tangguh persyarikatan,” ujarnya.
Selanjutnya Sailendra menuturkan, pelajar Muhammadiyah harus menjadi sosok yang cerdas, berani tampil di muka, sejalan dengan Mars IPM.
“Manfaatkan kesempatan dengan sebaik mungkin. Ikutilah pelatihan kaderisasi dengan baik, sehingga kesempatan ini dapat menjadi jalan membentuk pribadi yang unggul,” ucapnya.
Hadir sebagai pemberi tausyiah dalam pembukaan tersebut, Sekretaris Majelis Kader Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pabasko, Dr. Taufik Hidayat, M.A. 
“Kader IPM harus menguatkan trilogi ikatan kepada diri masing-masing. Sebagai organisasi dakwah, IPM mesti menjadi pilar dalam pengembangan tertib ibadah. Pengembangan diri terhadap tertib organisasi, serta kader IPM mesti menguatkan sistem organisasi yang mendorong semangat belajar, agar tertib belajarnya dapat teraplikasikan dengan baik,” ungkapnya.
(rls)

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT

banner 120x600