Pasaman BaratPendidikanSumatera Barat

275 Mahasiswa dari 11 Perguruan Tinggi Sumbar Laksanakan KKN PPM di Pasbar

172
×

275 Mahasiswa dari 11 Perguruan Tinggi Sumbar Laksanakan KKN PPM di Pasbar

Sebarkan artikel ini
275 Mahasiswa Dari 11 Perguruan Tinggi Sumbar Laksanakan Kkn Ppm Di Pasbar
Sebanyak 275 Mahasiswa dari 11 Perguruan Tinggi Sumbar Laksanakan KKN PPM di Pasbar. (f/kominfo)

Mjnews.id – Sebanyak 275 mahasiswa KKN PPM Tuah Sakato dari 11 perguruan tinggi di Provinsi Sumatera Barat, diterima Pemerintah Kabupaten untuk mengabdi di Pasaman Barat hingga 31 Agustus 2023 mendatang.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) itu diserahkan langsung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat yang diterima oleh Wakil Bupati Risnawanto, di Aula Kantor Bupati setempat, Kamis (13/7/2023).

Banner Pemkab Muba Idul Fitri 1445 H

Penyerahan mahasiswa KKN PPM Tuah Sakato itu langsung disaksikan oleh Sekda Hendra Putra, Kepala DPMN Randy Hendrawan, dosen pembimbing, camat, wali nagari dan stakeholder lainnya.

Wakil Bupati Risnawanto dalam kesempatan itu mengharapkan agar mahasiswa KKN PPM Tuah Sakato yang akan mengabdi di Kabupaten Pasaman Barat itu fokus mengembangkan ilmu yang diperoleh selama di perguruan tinggi dalam membantu masyarakat.

“Sesuai arahan dan bimbingan dari pemerintah Provinsi Sumbar yang menunjuk Kabupaten Pasaman Barat sebagai daerah pengabdian KKN PPM, kami berharap adik-adik mahasiswa bisa membantu menurunkan angka stunting. Karena angka stunting di Kabupaten Pasaman Barat cukup tinggi se-Sumbar. Oleh karena itu, dengan hadirnya 275 mahasiswa ini, mari kita turunkan angka stunting di Kabupaten Pasaman Barat. Ananda semua diharapkan bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama ini. Karena 11 perguruan tinggi dengan berbagai jurusan bisa berkolaborasi untuk hal itu,” harap Wabup Risnawanto.

Ia juga berharap kepada mahasiswa untuk bisa menonjol sikap yang baik sebagai insan yang berilmu. Karena mahasiswa KKN PPM dianggap masyarakat sebagai pihak yang berilmu sehingga muncul banyak pertanyaan dari masyarakat.

“Ananda semuanya termasuk yang beruntung. Kalian terorganisir dengan baik, sehingga kalian semua dengan mudah mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah di lapangan. Sekaranglah waktunya kalian untuk mengabdi dan berinteraksi dengan masyarakat. Karena kalian akan menjadi pemimpin di masa mendatang, melanjutkan estafet kepemimpinan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Alam dan TTG Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumbar Vera Irawati mengatakan, bahwa dasar dilakukan KKN PPM yang terorganisir ini berdasarkan kesepakatan bersama perguruan tinggi serta tentang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Inilah wujud kerjasama lintas sektor. Mendayagunakan KKN PPM terpadu dan memilih tema yang pas. Di Kabupaten Pasaman Barat yang perlu ditangani adalah tentang stunting. Sehingga, dipilih 9 nagari di 9 kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat ini sebagai daerah KKN PPM hingga 31 Agustus mendatang. Selama lebih dari sebulan mereka akan mengabdikan diri di Bumi Mekar Tuah Basamo,” katanya.

(wal)

Kami Hadir di Google News