BeritaJawa TengahTNI

Dari Tanah Berlumpur Desa Krangean, TMMD ke-128 Kodim Purbalingga Menenun Jalan Harapan

21
×

Dari Tanah Berlumpur Desa Krangean, TMMD ke-128 Kodim Purbalingga Menenun Jalan Harapan

Sebarkan artikel ini
TMMD ke-128 Kodim Purbalingga Menenun Jalan Harapan di Desa Krangean
TMMD ke-128 Kodim Purbalingga Menenun Jalan Harapan di Desa Krangean. (f/pendim)

Mjnews.id – Pagi itu, langkah kecil anak-anak sekolah di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah kembali menembus jalan berlumpur.

Sepatu mereka basah. Seragam bagian bawah mulai kecokelatan terkena cipratan tanah. Di kanan kiri jalan sempit itu, genangan air masih tersisa selepas hujan semalam. Namun mereka tetap berjalan.

ADVERTISEMENT

Bagi warga Desa Krangean, lumpur bukan sekadar tanah basah yang mengotori kaki dan kendaraan. Lumpur adalah simbol panjangnya keterbatasan yang selama bertahun-tahun mereka hadapi.

Saat musim hujan tiba, jalan desa berubah menjadi kubangan licin yang sulit dilalui. Kendaraan roda empat harus bergantian melintas di jalur sempit. Bahkan ambulans kerap kesulitan menjangkau rumah warga dalam kondisi darurat.

Di desa kecil yang berada di kaki perbukitan Kabupaten Purbalingga itu, keterlambatan akses sering kali menjadi pertaruhan keselamatan.

“Kalau hujan dulu kendaraan sering nggak bisa masuk. Kami kalau mau bawa hasil gula merah keluar desa juga susah sekali,” ujar Sugino (54), warga Desa Krangean RT 01/RW 05.

Desa Krangean dikenal sebagai salah satu sentra penghasil gula merah tradisional. Hampir setiap hari, asap tungku kayu mengepul dari rumah-rumah warga yang mengolah nira menjadi gula merah.

Namun buruknya akses jalan membuat hasil kerja keras masyarakat sering terkendala distribusi.Biaya angkut membengkak. Pemasaran tersendat. Harga jual menurun.

Tak hanya itu, Program Makan Bergizi Gratis juga sempat terdampak akibat sulitnya akses menuju wilayah sasaran. Relawan harus berjalan kaki melewati jalan berlumpur, sementara sebagian penerima manfaat terpaksa menggunakan jasa ojek dengan biaya yang bahkan lebih besar dibanding nilai bantuan yang diterima.

Lumpur di Krangean kala itu seolah menjadi gambaran tentang harapan warga yang berjalan tertatih.

Namun kini, keadaan perlahan mulai berubah. Harapan masyarakat Desa Krangean mulai menemukan jalannya sejak program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga resmi dibuka pada 22 April 2026.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT