pemkab muba
Opini

Menjaga Citra Islam di Era Digital melalui Etika Komunikasi

111
×

Menjaga Citra Islam di Era Digital melalui Etika Komunikasi

Sebarkan artikel ini
Tomi Hendra

Dalam kehidupan sosial bermasyarakat, komunikasi merupakan hal penting dari interaksi antar individu. Baik untuk menyampaikan informasi atau mempengaruhi pendapat, komunikasi menjadi kunci untuk mencapai tujuan.

Oleh: Tomi Hendra, M.Sos

Mjnews.id – Bagi umat Islam, komunikasi bukan sekedar aktivitas biasa, ia memiliki nilai luhur dan panduan etikanya tersendiri. Dalam konteks dakwah, komunikasi bukan hanya tentang pesan yang disampaikan, tetapi bagaimana pesan itu dibungkus dengan adab yang menawan dan mampu membekas di hati.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Islam menekankan pentingnya adab dalam berkomunikasi, sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Qur’an pada Surat An-Nisa ayat 148-149. Allah tidak menyukai ucapan buruk yang dapat melukai hati orang lain, kecuali bagi mereka yang dizalimi.

Etika komunikasi dakwah ini mengingatkan kita untuk menyampaikan pesan dengan kebaikan, tutur bahasa yang lembut serta menghindari paksaan, dan memahami situasi.

Dakwah yang efektif yaitu dakwah yang santun, dan menyentuh hati, bukan yang menekan atau memaksa bahkan sampai melukai hati.

Surat Al-Baqarah ayat 256, yang menyatakan bahwa “tidak ada paksaan dalam agama,” mengandung pelajaran penting terkait komunikasi dakwah. Seorang Dai harus bijak di dalam membaca kondisi mad’u serta memastikan bahwa mereka tidak merasa tersakiti dengan isi pesan yang disampaikan.

Dalam sejarah Islam, Rasulullah SAW telah mencontohkan pendekatan bertahap dan penuh kesabaran dalam berdakwah kepada masyarakat Quraisy. Beliau tidak pernah memaksa mereka untuk memeluk Islam, melainkan merangkul dan menuntun dengan kelembutan.

Dalam berdakwah, etika juga mengarahkan para Dai untuk menampilkan Islam sebagai ajaran yang Rahmatan Lil ‘Alamin (rahmat bagi semesta alam). Dakwah yang menggugah yaitu dakwah yang disampaikan dengan akhlak terpuji, tutur kata yang lembut, dan penampilan yang menarik.

Maka dari itu seorang Dai perlu memahami kondisi dan karakter mad’u agar pesan yang disampaikan tidak menyakiti perasaan mereka. Komunikasi yang baik dapat menumbuhkan ketertarikan mad’u pada ajaran Islam dan membentuk harmonisasi di tengah masyarakat.

Makna dan Pentingnya Etika dalam Komunikasi Dakwah

Dalam berinteraksi sudah seharusnya kita memahami bagaimana pesan itu disampaikan, serta bagaimana pesan tersebut dikemas dan mampu diterima dengan baik. Karena tidak sedikit perpecahan dan pertengkaran itu disebabkan oleh kurangnya pemahaman akan etika berkomunikasi.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT