Mjnews.id – Pemerintah Desa Silungkang Oso siap mendukung Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) serta mengoptimalkan penggunaan dana desa. Pernyataan ini disampaikan Kepala Desa Silungkang Oso, Ferdinal bersama Penyuluh Pertanian setelah mengikuti rapat Sosialisasi Program P2B melalui zoom meeting, Kamis 6 Maret 2025, difasilitasi Kementerian Desa PDT dan Kementerian Pertanian.
Program ini dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang merupakan program prioritas dana desa melalui ketahanan pangan dan penyertaan Modal BUMDes minimal 20 persen dari total dana desa.
Ferdinal menyebutkan, Desa Silungkang Oso merupakan salah satu dari 3 Desa di Kota Sawahlunto bersama Desa Taratak Bancah dan Desa Muara Kalaban yang dijadikan Pilot Projek Program P2B ini oleh Kemendes PDT dan Kementan Republik Indonesia tahun 2025.
“Dalam Program ini kita juga akan melibatkan BUMDes sebagai pihak yang akan menampung dan mendistribusikan hasil panen,” tuturnya.
Ferdinal menyampaikan, dana desa harus dimanfaatkan secara optimal maka dari itu pihaknya mendorong pengalokasian dana ini untuk pengadaan benih, pembangunan rumah benih, penyediaan sarana pengairan hingga pendampingan teknis bagi petani.
“Nanti dalam hal ini BUMDes berperan sebagai Offtaker yang nantinya akan menghubungkan petani pekarangan dengan pasar dan dapur bergizi,” imbuhnya lagi.
Lebih jauh Ferdinal mengungkapkan, program ini bertujuan untuk peningkatan gizi keluarga dan pendapatan rumah tangga serta mendukung program makan Bergizi Gratis (MBG)
“Melalui pemanfaatan pekarangan serta budidaya hortikultura baik sayur dan buah serta pangan, kami berharap masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangan,” kata Ferdinal melanjutkan.












