Mjnews.id – Festival Kuliner dan Pawai Budaya meriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-113 Kabupaten Solok pada Senin 20 April 2026. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah bersama masyarakat dalam memperkuat kebersamaan sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Solok Iskan Nofis, Sekretaris Daerah Medison, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, serta wali nagari se-Kabupaten Solok.
Pawai budaya yang diikuti oleh seluruh nagari se-Kabupaten Solok tersebut dimulai dari Taman Hutan Kota Wisata Arosuka dan berakhir di Kantor Bupati Solok. Sepanjang rute, peserta menampilkan beragam atraksi budaya, mulai dari busana adat, kesenian tradisional, hingga kekayaan adat istiadat khas Minangkabau yang mencerminkan jati diri masyarakat Solok.
Tidak hanya itu, Festival Kuliner turut menjadi daya tarik utama dalam rangkaian perayaan. Berbagai hidangan tradisional khas daerah disajikan oleh masing-masing nagari. Kehadiran kuliner tersebut tidak sekadar memanjakan lidah pengunjung, tetapi juga menjadi simbol kekayaan rasa serta upaya nyata dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya kuliner daerah.
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi Kabupaten Solok yang ke-113 yang diperingati pada 9 April 2026. Ia berharap, di bawah kepemimpinan Bupati Jon Firman Pandu dan Wakil Bupati Candra, Kabupaten Solok dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, sejuk, dan damai.
Mewujudkan Kabupaten Solok yang lebih baik dan berdaya saing
Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan bahwa pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk terus bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Solok yang lebih baik dan berdaya saing di masa depan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok, Susi Sofianti Saidani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.
Melalui rangkaian Festival Kuliner dan Pawai Budaya ini, Pemerintah Kabupaten Solok tidak hanya merayakan hari jadi daerah, tetapi juga memperkokoh identitas budaya serta mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat.
Perayaan ini diharapkan menjadi inspirasi untuk terus menjaga warisan budaya sekaligus mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.
(Siska)












