Padang PanjangSumatera Barat

Lima Tahun Terakhir, Ada Kesempatan Kerja untuk 2.607 Orang di Padang Panjang

396
×

Lima Tahun Terakhir, Ada Kesempatan Kerja untuk 2.607 Orang di Padang Panjang

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota, Asrul, saat membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal yang Menjadi Kewenangan Daerah Angkatan IV, V, VI
Wakil Wali Kota Padang Panjang, Asrul, saat membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal yang Menjadi Kewenangan Daerah Angkatan IV, V, VI di Aula Hotel Rangkayo Basa pada tanggal 31 Juli 2023. (f/kominfo)

Mjnews.id – Selama periode lima tahun terakhir, Kota Padang Panjang berhasil menambahkan 2.607 kesempatan kerja berkat dibukanya 114 bidang usaha yang telah dilaporkan oleh pemiliknya kepada Pemerintah Kota.

“Tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2023 berada pada angka 4,42 persen, sementara pertumbuhan ekonomi mencapai 5,96 persen,” ungkap Wakil Wali Kota, Asrul, saat membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal yang Menjadi Kewenangan Daerah Angkatan IV, V, VI di Aula Hotel Rangkayo Basa pada tanggal 31 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

Sosialisasi ini dianggap sangat penting karena kebijakan penanaman modal bertujuan menciptakan iklim investasi dan usaha yang kondusif untuk mendorong perkembangan perekonomian yang sehat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pelaku usaha perlu memahami berbagai kebijakan penanaman modal dan teknis perizinan usaha agar dapat menerapkan regulasi dengan baik, menciptakan iklim investasi yang kondusif, dan memperoleh kemudahan serta insentif yang ditawarkan.

Asrul, yang merupakan seorang mantan birokrat senior, percaya bahwa investasi swasta dapat berkontribusi secara signifikan pada perekonomian, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kota tidak mampu membiayai seluruh pembangunan daerah sehingga dukungan dari pihak swasta dan investor sangat diperlukan.

Wakil Wali Kota berharap agar para pelaku usaha berinvestasi dengan bijak di Kota Padang Panjang. Mereka juga diharapkan memahami seluruh kebijakan investasi baik di tingkat nasional, provinsi, maupun daerah dan memanfaatkan semua kemudahan dan insentif yang ditawarkan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Fhandy Ramadhona menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 37 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di Kota Padang Panjang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha tentang cara penginputan dan penyampaian kegiatan penanaman modal.

Fhandy berharap bahwa melalui kegiatan ini, para pelaku usaha akan memahami dan memanfaatkan fasilitas kemudahan izin yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, sehingga dapat meningkatkan kelancaran kegiatan usaha dan peningkatan investasi di Kota Padang Panjang.

(Son)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *