BeritaKepulauan RiauKota Tanjungpinang

Asyik! Bappenas Sanggupi Penyelesaian Penataan Pulau Penyengat Tanjungpinang

105
×

Asyik! Bappenas Sanggupi Penyelesaian Penataan Pulau Penyengat Tanjungpinang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad Bersama Menteri Bappenas Ri, Suharso Manoarfa
Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad bersama Menteri Bappenas RI, Suharso Manoarfa. (f/biro adpim)

Mjnews.id – Tindak lanjut penyelesaian penataan Pulau Penyengat di Kota Tanjungpinang, dibahas dalam pertemuan antara Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H. Ansar Ahmad dengan Menteri Bappenas RI, Suharso Manoarfa, Kamis 22 Februari 2024.

Menteri Bappenas Suharso Manoarfa merespon positif hajat Gubernur Kepri dalam rangka menindaklanjuti upaya penyelesaian penataan Pulau Penyengat yang terdiri dari pembangunan jalan lingkar dan sarana lainnya, serta pembangunan Tugu Bahasa.

Banner Pemkab Muba Idul Fitri 1445 H

“Alhamdulillah! Dari pertemuan singkat tadi berjalan lancar dan apa yang menjadi keinginan kita terkait penyelesaian penataan Pulau Penyengat disanggupi oleh pak Menteri. Kita akan berupaya terus mewujudkan apa-apa yang menjadi mimpi masyarakat, terutama dalam upaya mempercantik pulau Penyengat sebagai pulau bersejarah yang ada di Tanjungpinang,” kata Ansar.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Kepri sebelumnya telah mengajukan kepada Pemerintah Pusat melalui Bappenas anggaran sebesar Rp93 miliar untuk melanjutkan menata Pulau Penyengat di tahun 2024 ini.

Dana sebesar Rp35 miliar untuk perbaikan sarana prasarana Balai Adat, Rp33 miliar untuk lanjutan penataan jalan lingkar dan sebesar Rp25 miliar untuk pembangunan Monumen Bahas Nasional.

“Kita perlu dukungan doa dari masyarakat agar usaha kita untuk menata Pulau Penyengat ini dimudahkan dan dilancarkan. Kita tau APBD kita terbatas, makanya kita mengadukannya kepada Pemerintah Pusat. Kita. Dan kita patut bersyukur karena permintaan masyarakat ini dikabulkan, sehingga nanti Penyengat akan lebih tertata, lebih rapi, lebih cantik dan lebih memikat para wisatawan,” pungkas Ansar Ahmad.

(*)

Kami Hadir di Google News