Mjnews.id – Payung kertas atau yang biasa disebut dengan payung Kote merupakan payung khas Kota Sawahlunto yang berasal dari daerah Talawi.
Payung yang terbuat dari beberapa bahan seperti kayu dan kertas serta beberapa bahan pelengkap lainnya ini turut andil dalam memeriahkan pelaksanaan Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (Sissca), di mana payung Kloter tersebut menjadi objek yang selalu ikut diperlombakan.
Lomba Payung Kote ini diikuti oleh puluhan pelajar SD di lingkup Kota Sawahlunto yang dipusatkan di Kawasan tribun Bola Kaki Ombilin Sawahlunto pada Jum’at 6 September 2024.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kota Sawahlunto, Adriyusman menyebutkan, payung Kote atau payung kertas asal daerah Talawi yang diperlombakan ini, dibuat oleh pengrajin payung kote dengan pola kosong.
Nah, di dalam lomba melukis payung Kote inilah, nantinya peserta akan mengisi pola yang kosong tersebut dengan aneka lukisan melukis payung kote tersebut dengan lukisan sehingga terbentuk indah.
“Lomba melukis payung kertas ini selain untuk mewarnai kegiatan Sissca juga untuk mempromosikan kerajinaan payung kote yang dihasilkan pengrajin khususnya dari Talawi, dengan begitu masyarakat luas banyak mengetahui dan memberikan peluang bagi pengrajin payung kote dalam memasarkan hasil kerajinan mereka,” pungkas Adriyusman.
(Uni)












