BeritaKota Solok

Review: Upaya Penjegalan Paslon NC-LM Lahirkan Gelombang Besar di Pilkada Kota Solok 2024

1300
×

Review: Upaya Penjegalan Paslon NC-LM Lahirkan Gelombang Besar di Pilkada Kota Solok 2024

Sebarkan artikel ini
Paslon NC-LM mendaftar ke KPU Kota Solok
Paslon NC-LM mendaftar ke KPU Kota Solok. (f/ist)

Dari pantauan di lokasi, ternyata massa tidak hanya berasal dari barisan yang telah mengikrarkan diri sebagai pendukung NC-LM. Namun, juga dari “barisan” kader dan loyalis dari partai-partai pendukung RDKP-SN. Selain itu, juga terlihat “barisan” loyalis tokoh-tokoh politik Kota Solok yang bergabung ke NC-LM. Bahkan, ada juga yang dengan sukarela bergabung karena membenci upaya menciptakan lawan kotak kosong di Pilkada Kota Solok.

“Rekomendasi terhadap RDKP-SN diberikan oleh DPP partai-partai atau orang di pusat. Sementara, kami di akar rumput punya harapan besar ke NC-LM. Kami di daerah, lebih tahu kondisi disini dan siapa yang layak dan patut memimpin daerah ini. Ingat, ini Solok!,” ungkap salah seorang massa.

ADVERTISEMENT

Kampanye yang Riang Gembira

Setelah “menerima” berbagai elemen di Tim Pemenangan, Paslon Nofi Candra – Leo Murphy, kemudian berkampanye dengan riang gembira. Keberadaan Yutris Can, SE, mantan Ketua DPRD Kota Solok tiga periode (2009-2014, 2014-2019, 2019-2020), sebagai Ketua Tim Pemenangan terbukti mampu mempersatukan seluruh elemen pemenangan.

Setelah menjalani masa kampanye hingga ke detik-detik akhir, Nofi Candra mengaku sangat tersentuh dengan dukungan luar biasa dari seluruh elemen masyarakat. Nofi Candra meyakinkan masyarakat bahwa dari perjalanan kampanye sejauh ini, kemenangan NC-LM sudah di depan mata. Namun, Nofi Candra meminta seluruh elemen pemenangan untuk tidak terlena. Apalagi, di masa kampanye yang semakin dekat, akan banyak propaganda dan cara-cara tidak baik untuk menggagalkan usaha selama ini.

“Alhamdulillah. Berkat kerja keras seluruh tim pemenangan, relawan, simpatisan dan seluruh masyarakat, kemenangan sudah di depan mata. Mari kita pertahankan, dengan tetap bergerak, yakinkan semua saudara, kerabat, dan masyarakat. Hati-dengan propaganda dan cara-cara tidak baik, yang bisa menggagalkan usaha yang kita lakukan selama ini,” tegas Nofi.

Sementara itu, Cawawako Leo Murphy menyebutkan bahwa pasangan NC-LM mengedepankan 7 program unggulan. Di antaranya pada program penyediaan air bersih gratis untuk seluruh rumah ibadah dan masyarakat prasejahtera. Terkait masa kampanye yang sudah masuk detik-detik akhir, Leo Murphy mengatakan secara umum kampanye di Kota Solok berlangsung kondusif. Anggota DPRD Kota Solok periode 2019-2024 kembali menegaskan bahwa kampanye adalah ajang adu ide dan gagasan, serta menawarkan program unggulan ke masyarakat. Leo juga mengatakan seluruh barisan pendukung NC-LM agar jangan pernah takut, jika ada upaya kekuasaan yang menindas dalam masa kampanye ini.

Anggota DPRD Kota Solok dari PPP, Romi Indra Utama, berharap seluruh masyarakat Kota Solok tidak percaya dengan berbagai kampanye negatif terhadap Paslon NC-LM. Romi mengungkapkan sejumlah kampanye negatif yang dialamatkan ke Paslon NC-LM di antaranya adalah, jika NC-LM yang memenangi Pilkada Kota Solok 2024, Kota Solok tidak akan mendapatkan dana pusat. Kemudian, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan dihentikan, sekolah tidak lagi gratis, dan sebagainya.

“Masyarakat jangan pernah termakan isu-isu sesat seperti ini. Selama ini, belum pernah pemerintah pusat tidak menurunkan dana ke seluruh daerah di Indonesia. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu sudah menegaskan bahwa tidak ada daerah yang dianaktirikan di Indonesia. Teknologi dan informasi sudah sedemikian maju, jadi jangan lagi masyarakat dibodoh-bodohi dengan isu seperti ini. Kemudian, terkait BPJS dan wajib belajar 9 tahun, itu adalah program nasional. Jadi masyarakat jangan pernah cemas dengan isu-isu murahan seperti ini,” tegasnya.

Romi Indra Utama justru menegaskan bahwa masyarakat semestinya lebih cemas jika nanti dapat pemimpin yang salah. Yakni pemimpin yang banyak janji, namun senantiasa mencari berbagai alasan atas ketidakcakapannya menjadi pemimpin.

“Masyarakat semestinya cemas jika dapat pemimpin yang salah. Kita semua sudah melihat dengan mata kepala sendiri terkait latar belakang seluruh kandidat. Jangan tertipu dengan janji-janji, tapi berfikirlah secara rasional dan logis,” ungkapnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT