Pemprov Sumbar telah menempuh berbagai langkah strategis dalam memperkuat sistem pencegahan korupsi, di antaranya:
- Pembentukan Unit Pengaduan Masyarakat (Whistleblowing System/WBS),
- Pembentukan Unit Pengendali Gratifikasi,
- Peningkatan pelaporan e-LHKPN,
- Penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP),
- Pembentukan Satgas Saber Pungli.
Gubernur Mahyeldi juga menegaskan target yang ingin dicapai ke depan, yakni peningkatan skor SPI hingga masuk dalam kategori “terjaga” (nilai 78–100), peningkatan skor MCP pada tahun 2025, serta terbangunnya sinergi yang lebih kuat dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
“Mari kita jadikan hasil SPI dan MCP ini sebagai cerminan dan bahan evaluasi untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan demi pelayanan publik yang lebih baik,” kata Mahyeldi.
(adpsb)












