Adapun 28 tokoh yang akan menjadi pembicara itu terdiri dari 21 dari dalam negeri dan 7 lainnya berasal dari luar negeri, ini daftarnya :
- Wakil Presiden Indonesia ke-13, Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, MA
- Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani
- Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A
- Gubernur BI, Dr. Perry Warjiyo
- Ketua BWI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, M.A.
- BPKH, Harry Alexander, S.H., M.H., L.LM
- Ketua Baznas Prof. Dr. Noor Achmad, M.A
- Direktur Ziswaf Kemenag Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag
- K.H Hasan Abdullah Sahal
- Prof. Dr. KH. Hamid Fahmi Zarkasyi, M.A., M.Phil
- Prof. Dr. Dian Masyita
- Prof. Dr. K.H. Amal Fathulah Zarkasyi, M.A
- Prof. Dr. Raditya Sukmana, S.E., M.A
- Assoc. Prof. Dr. K.H Sofwan Manaf, M.Si
- Buya Dr. H. Gusrizal Gazahar, Lc., M.Ag (Ketua MUI Sumbar)
- Prof. Dr. Ahmad Wira, M.A (Ketua BWI Sumbar)
- Dr. K.H. Tatang Astarudin, S.Ag, S.H, M.Si
- Afdal Aliasar, IsDB Prize Laureate 2025
- Anang Rikza Masyhadi, M.A., Ph.D
- Dr. Daniar, MA
- Dr. Lisa Listiana.
Selain itu juga ada 7 orang pembicara yang berasal dari luar negeri, di antaranya :
- Prof. Dr. Muhammad Ad-Duwaini (Wakil Grand Syaikh Al-Azhar Kairo)
- Prof. Dr. Mustafa Dasuki Kasbah (Ainu Syams University, Kairo)
- Prof. Dr. Ibrahim Ridha (Qadhi Ayyadh University, Maroko)
- Dr. Ala’ N. A. Owaidah (Islamic Development Bank, Saudi Arabia)
- Dr. Amir Bin Muhammad Fida Bahjat (Dzurriyah Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkawabi)
- Dr. Hissoh Abdul Malik Muhammad Al- Kandari (Waqf Kuwait Foundation)
- Dr. Saleh Mubarok Bazead (CEO Nama Foundation, Malaysia).
Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Pemprov Sumbar berharap Konferensi Wakaf Internasional yang digelar di Padang membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan rekomendasi, tetapi juga gerakan bersama dalam penguatan ekonomi umat.
Wakaf adalah salah satu instrumen ekonomi Islam yang potensinya harus dioptimalkan untuk kemaslahatan masyarakat. Menurutnya, momentum konferensi ini berpotensi membuka jalan bagi tumbuhnya inovasi dalam pengelolaan wakaf di daerah.
Penguatan literasi wakaf dapat menjadi strategi penting dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis nilai keislaman. Pemerintah daerah akan terus mendorong sinergi lintas sektor agar potensi wakaf dapat berkembang optimal.
(adpsb)












