Mjnews.id – Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang bersama Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama (Eselon II) di lingkungan Pemkab setempat. Satu diantaranya adalah Antoni, S.Pd, M.Pd, dari Guru Ahli Madya SMKN 1 Guguak, menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Pelantikan tersebut berlangsung khidmat, bertempat di Masjid Surau Godang Kunci Loyang, Kompleks Kantor Bupati Lima Puluh Kota, Sarilamak, Kecamatan Harau, Selasa siang 20 Januari 2026.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) cabang Kabupaten Limapuluh Kota, Indrawati Munir yang hadir dalam pelantikan pejabat teras Kabupaten Lima Puluh Kota, kepada wartawan menyampaikan ucapan Selamat kepada bapak Antoni yang baru saja dilantik Bupati Safni sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lima Puluh Kota.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota itu juga mengatakan, semoga amanah dalam pengabdian.
“Kita berharap akan sinergi yang lebih baik antara PGRI dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota dalam meningkatkan kualitas guru serta tenaga pendidik,” harapnya didampingi pengurus PGRI lainnya.
Hal yang sama juga disampaikan Yori Anggara, anggota DPRD Fraksi PAN Kabupaten Limapuluh Kota, yang juga mengucapkan selamat bertugas dan semoga amanah pak Antoni.
Yori juga menekankan agar kadis Pendidikan dan Kebudayaan yang baru bisa berkolaborasi dengan DPRD selaku mitra kerja, agar bisa bersinergi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Lima Puluh Kota.
“Kami berharap kepada Kepala Disdikbud yang baru dilantik tersebut bisa turut membantu menyelesaikan sejumlah masalah pendidikan di Kabupaten 50 Kota,” sebutnya.
Dikatakan politisi PAN itu, para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja secara profesional, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu menghadirkan inovasi nyata dalam pelayanan publik.
“Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama dalam mendorong percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.












