Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Bundo Kanduang dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kecamatan Luak, dan Kecamatan Situjuah Limo Nagari, yang mewakili 17 nagari di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota.
Partisipasi Bundo Kanduang dinilai sangat strategis mengingat peran perempuan dalam struktur adat Minangkabau memiliki pengaruh besar dalam membangun ketahanan keluarga serta menjaga nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap regulasi terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak semakin meningkat, sehingga implementasi kebijakan dapat berjalan efektif hingga ke tingkat nagari.
“Selain menjadi forum edukasi, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara masyarakat dan pemerintah dalam memperkuat sinergi guna menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi perempuan dan anak di Sumatera Barat,” ucap Ilson Cong.
(Rel/Yud)












