BeritaKota Bukittinggi

Pemko dan BPS Bukittinggi Perkuat Satu Data Indonesia Lewat Pencanangan 3 Desa Cantik

57
×

Pemko dan BPS Bukittinggi Perkuat Satu Data Indonesia Lewat Pencanangan 3 Desa Cantik

Sebarkan artikel ini
Pengukuhan Agen Statistik Desa Cantik di Kota Bukittinggi
Pengukuhan Agen Statistik Desa Cantik di Kota Bukittinggi. (f/pemko)

Mjnews.id – Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) gelar pembinaan statistik sektoral, pencanangan Desa Cantik dan Reviu Standar Layanan BPS Kota Bukittinggi Tahun 2026, berlangsung di Aula Balaikota, Kamis 16 April 2026.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bukittinggi, Abdi Gunawan, menjelaskan, pentingnya optimalisasi tata kelola statistik sektoral di tingkat OPD serta penguatan Program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) dalam mendukung pembangunan berbasis data dan persiapan Sensus Ekonomi 2026. Data statistik yang berkualitas dan terintegrasi menjadi fondasi utama dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, hingga evaluasi pembangunan, sehingga mampu mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik serta mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

ADVERTISEMENT

Abdi menambahkan, sensus ekonomi 2026 merupakan kegiatan strategis yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk menyediakan gambaran menyeluruh terkait struktur ekonomi masyarakat dan karakteristik usaha, termasuk perkembangan ekonomi digital.

Pencanangan Desa Cantik

Wali Kota Bukittinggi, diwakili Staf Ahli Bidang Administrasi dan Keuangan, Melfi Abra, menegaskan, pentingnya data yang akurat dan terintegrasi sebagai dasar utama dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, seiring dengan pencanangan Program Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) di Kota Bukittinggi.

Program ini menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia serta memperkuat peran kelurahan sebagai penghasil data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kelurahan yang dicanangkan dalam Program Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) meliputi Kelurahan ATTS, Tarok Dipo, dan Kayu Kubu. Setelah pencanangan, kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan Agen Statistik yang berasal dari masing-masing kelurahan tersebut sebagai upaya memperkuat pengelolaan dan pemanfaatan data di tingkat kelurahan.

(Aii)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT