Kolaborasi Kunci Penanganan Pascabencana
Di tengah keterbatasan APBD, kepiawaian Malvi diuji dalam mengelola dana TKD. Dana yang dialokasikan berdasarkan, arahan Kemendagri ini difokuskan untuk rehab-rekon pascabencana akhir tahun 2025.
Menariknya, Malvi menekankan pentingnya sinkronisasi agar tidak terjadi tumpang tindih anggaran. Ia bergerak cepat berkoordinasi secara paralel dengan Balai Wilayah Sungai, Balai Cipta Karya, serta Dinas PSDA-BK Provinsi Sumatera Barat.
“Mudah-mudahan saja dengan adanya kolaborasi dan sinkronisasi pelaksanaan kegiatan, kita berharap anggaran TKD untuk proses rehab-rekon ini bisa terlaksana dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Langkah cepat dan pendekatan kolaborasi yang ditunjukkan Malvi Hendri di awal jabatannya memberikan optimisme. Bahwa pembangunan tidak hanya sekadar membangun, melainkan merawat dan memperkuat fondasi Kota Padang agar lebih tangguh dan nyaman.
Kini, publik menunggu realisasi dan janji-janji teknis tersebut di minggu kedua Juni nanti.
(Obral)












