Saya percaya niat baik Anda. Saya telah membaca buku Anda: Paradoks Indonesia. Saya tahu keinginan Anda untuk menerapkan Pasal 33 UUD 1945, Ayat 1,2 dan 3, dan lainnya dalam semangat sebagai patriot.
Karena itu, Anda harus didukung oleh sistem bernegara yang mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat. Kita harus kembali ke Pancasila. Kita harus koreksi sistem bernegara liberal yang tidak cocok untuk negara kepulauan ini.
Ini momentum. Sebagai inspirasi, saya tuliskan penggalan bait syair lagu karya Iwan Fals yang berjudul “Negeriku”.
Bersih, bersih, bersih, bersihlah negeriku
Malu, malu, malu, malulah hati
Kotornya teramat gawat, ya kotornya sangat
Inilah amanat yang menjadi keramat
Bersih, bersih, bersih, bersihlah diri
Sebelum menyapu sampah dan debu-debu
Nyanyian berkarat sampai ke liang lahat
Atas nama rakyat yang berwajah pucat
Jakarta, 30 Agustus 2025
Penulis adalah Anggota DPD RI dan Ketua DPD RI ke-5
(*)












