ADVERTISEMENT
Religi

Womester Jalin Kerja Sama dengan Kemlu Sosialisasikan Buku Pedoman Fiqih di Luar Negeri

62
×

Womester Jalin Kerja Sama dengan Kemlu Sosialisasikan Buku Pedoman Fiqih di Luar Negeri

Sebarkan artikel ini
Womester Jalin Kerja Sama Dengan Kemlu Sosialisasikan Buku Pedoman Fiqih Di Luar Negeri
Womester Jalin Kerja Sama dengan Kemlu Sosialisasikan Buku Pedoman Fiqih di Luar Negeri. (f/ist)

Mjnews.id – World Moslem Studies Center (Womester), sebuah NGO di Indonesia, melakukan kunjungan kerjasama dengan Kementerian Luar Negeri RI untuk mensosialisasikan buku pedoman fiqih di luar negeri.

Womester bergerak di bidang penelitian, pendidikan, pengabdian masyarakat, dan kerja sama. Mereka berfokus pada pemikiran Islam progresif-tradisional yang terbuka dan toleran terhadap isu-isu global.

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Dalam pertemuan kerjasama di Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Womester dan Kemlu RI berkolaborasi dalam penyusunan dan sosialisasi buku pedoman fiqh di luar negeri.

Direktur Womester, Prof. Dr. KH. M. Noor Harisudin, menjelaskan bahwa buku ini sangat penting untuk masyarakat Indonesia di luar negeri dengan berbagai profesi.

Baca Juga  Wagub Puji Insiatif Pemko Jadikan Solok Kota Pendidikan

Kolaborasi ini melibatkan penyusunan buku pedoman dan program sosialisasi buku tersebut ke luar negeri. Buku ini dianggap sebagai bentuk moderasi Islam yang selaras dengan program Kemlu RI dan Kementrian Agama RI. Program ini mendapatkan dukungan dari Kementerian Luar Negeri dan Koordinator Dialog Lintas Agama Kemlu RI.

Direktur Diplomasi Publik Kemlu RI, Ani Nigeriawati, menyambut baik program ini dan berharap buku ini juga dapat dikolaborasikan dengan Kementrian Agama RI. Ia menekankan pentingnya isu moderasi beragama, terutama bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

Baca Juga  Gubernur Sumbar Safari Ramadan ke Masjid Al-Mubarak Batang Arau Padang

Koordinator Dialog Lintas Agama Kemlu RI, Mohammad Nur Salim, memberikan dukungan terhadap penyusunan buku pedoman fiqh. Menurutnya, muslim di luar negeri sangat membutuhkan buku tersebut, dan ini akan sangat membantu mereka dalam memahami aspek fiqh ketika berada di luar negeri.

Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar, terutama bagi masyarakat diaspora Indonesia yang berada di luar negeri. Buku pedoman ini dianggap sebagai pintu masuk untuk membawa manfaat lebih banyak lagi.

Kami Hadir di Google News