BeritaKota SawahluntoUNPWisata

Ormawa UKFF UNP Luncurkan Desa Wisata Digital Silungkang Oso Sawahlunto

819
×

Ormawa UKFF UNP Luncurkan Desa Wisata Digital Silungkang Oso Sawahlunto

Sebarkan artikel ini
Ormawa UKFF UNP Luncurkan Desa Wisata Digital Silungkang Oso Sawahlunto
Ormawa UKFF UNP Luncurkan Desa Wisata Digital Silungkang Oso Sawahlunto. (f/ist)

Mjnews.id – Suasana penuh kebanggaan menyelimuti Balairung Rumah Dinas Wali Kota Sawahlunto pada hari peluncuran Desa Wisata Digital Silungkang Oso, Sabtu 11 Oktober 2025.

Acara yang digagas oleh Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan Unit Kegiatan Film dan Fotografi (Ormawa UKFF) Universitas Negeri Padang (UNP) ini menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Silungkang Oso dalam menggabungkan kekuatan budaya lokal dengan kemajuan teknologi digital.

ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Drs. Rovanly Adams, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi luar biasa antara mahasiswa UNP dan masyarakat desa.

“Program Desa Wisata Digital ini bukan hanya inovasi, tetapi juga bentuk nyata pemberdayaan. Melalui digitalisasi, potensi wisata dan ekonomi kreatif masyarakat dapat dikenal lebih luas dan memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan warga,” ujarnya dalam sambutannya.

Peluncuran ini juga menandai kehadiran maskot Desa Wisata Digital bernama Sigung, yang melambangkan semangat masyarakat dalam menjaga warisan budaya sekaligus menatap masa depan yang modern dan cerdas.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat, Dr. Ir. Rudy Rinaldy, M.T., menegaskan pentingnya transformasi digital di tingkat desa.

“Digitalisasi pariwisata adalah langkah strategis menuju kemajuan daerah. Saya bangga Silungkang Oso menjadi contoh nyata bahwa desa bisa menjadi pusat inovasi digital berbasis budaya,” tutur beliau.

Tak kalah menarik, peluncuran Desa Wisata Digital ini juga dimeriahkan oleh pertunjukan kesenian tradisional Talempong Batuang, yang memukau para tamu undangan dengan irama bambu yang menggema merdu. Penampilan tersebut menjadi simbol harmonisasi antara teknologi modern dan kearifan lokal yang terus dijaga.

Di waktu yang bersamaan, Kepala Desa Silungkang Oso, Ferdinal, menyampaikan rasa bangganya terhadap kerja keras seluruh pihak yang terlibat.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa dan dosen pembimbing UNP yang telah membawa energi baru ke desa kami. Kini masyarakat tidak hanya mengenal digitalisasi, tapi juga memahami bagaimana budaya dapat menjadi kekuatan ekonomi,” ungkapnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT