Ringkasan Debat Publik
PASLON 1: Supardi-Tri Venindra
Menekankan penerapan e-government untuk melibatkan masyarakat dan sektor swasta dalam pengambilan keputusan. Mengusulkan optimalisasi layanan publik melalui Payakumbuh Call Center dan Lapor Pak Wali.
Supardi, mantan Ketua DPRD Sumbar, menyebut teknologi sebagai kunci tata kelola pemerintahan yang baik.
PASLON 2: Almaisyar-Joni Hendri
Mengusung visi pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan RPJMD Kota Payakumbuh.
Berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui layanan publik yang berkelanjutan dan merata.
PASLON 3: Zulmaeta-Elzadaswarman (ZUZEMA)
Menyampaikan tiga prioritas utama: tata kelola pemerintahan, akuntabilitas, dan efisiensi.
Menekankan aksi nyata dibandingkan janji politik, dengan fokus pada pelayanan kesehatan dan pendidikan yang berkualitas.
PASLON 4: Erwin Yunaz-Fahlevi Mazni
Mengedepankan inovasi teknologi, seperti MyKopay dan E-SPPD, yang sudah diakui secara nasional.
Berjanji membawa Payakumbuh menuju kesejahteraan yang lebih baik dengan pengelolaan pemerintahan yang unggul.
PASLON 5: Yendri Bodra Dt. Parmato Alam-Ahmad Rida
Menawarkan empat program pro-rakyat: Kartu Payakumbuh Cerdas, Kartu Payakumbuh Sehat, program makmur, dan sosial daerah. Menyerap aspirasi masyarakat melalui pendekatan langsung dengan bermalam di 46 dari 47 kelurahan.
Debat tersebut juga mengupas lima isu utama yang menjadi sub tema diskusi, yaitu: Pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Kualitas aparatur pemerintahan dan orientasi pada pelayanan publik. Pemanfaatan teknologi informasi untuk pelayanan publik yang efektif dan efisien. Pemberdayaan masyarakat kota yang mandiri dan partisipatif dan Penanganan masalah perkotaan demi kemajuan masyarakat.
Debat ini dapat disaksikan secara langsung di lokasi maupun melalui berbagai platform media sosial KPU dan event organizer yang bekerja sama.
(Yud)












