BeritaJawa TengahTNI

Hari Libur Tetap Dipenuhi Semangat Membangun Jalan dalam TMMD ke-128 di Krangean

11
×

Hari Libur Tetap Dipenuhi Semangat Membangun Jalan dalam TMMD ke-128 di Krangean

Sebarkan artikel ini
Hari Libur Tetap Dipenuhi Semangat Membangun Jalan dalam TMMD ke-128 di Krangean
Hari Libur Tetap Dipenuhi Semangat Membangun Jalan dalam TMMD ke-128 di Desa Krangean. (f/pendim)

Mjnews.id – Minggu pagi di Dusun Batur, Desa Krangean, tidak benar-benar terasa seperti hari libur. Di saat sebagian orang menikmati waktu istirahat bersama keluarga, warga dan Satgas TMMD Reguler ke -128 Kodim 0702/Purbalingga justru sudah berkumpul sejak pagi di lokasi pembangunan jalan desa.

Suara molen pengaduk semen, cangkul yang menghantam material, hingga sapaan sederhana antarwarga menjadi penanda bahwa pekerjaan terus berjalan tanpa jeda.

ADVERTISEMENT

Memasuki minggu keempat pelaksanaan program TMMD, semangat gotong royong masih terus menyala. Perlahan namun pasti, sudut demi sudut jalan di Dusun Batur mulai berubah. Jalan tanah yang sebelumnya sulit dilalui kini satu per satu mulai tertutup lapisan cor beton agar nantinya lebih aman dan nyaman digunakan masyarakat.

Di bawah terik matahari pagi, beberapa warga terlihat membantu meratakan semen, sementara anggota satgas bergantian mengangkut material menuju titik pengecoran. Tidak ada wajah lelah yang terlalu ditunjukkan. Justru canda kecil di sela pekerjaan membuat suasana tetap hangat meski tenaga terus terkuras.

Bagi warga, pembangunan jalan itu menjadi harapan besar yang sudah lama dinantikan. Selama ini, kondisi jalan yang belum memadai sering menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama saat hujan turun dan jalan berubah licin. Karena itu, setiap perkembangan pembangunan selalu disambut dengan antusias.

Sertu Riyadi salah satu Satgas TMMD Kodim 0702/Purbalingga mengatakan proses pengerjaan dilakukan bertahap agar jalan tetap bisa digunakan warga selama pembangunan berlangsung.

“Mulai dari ujung sampai ujung akan kita lakukan cor di sebagian jalan dulu supaya warga bisa melintas,” ujar Sertu Riyadi, Minggu (10/5/2026).

Ia menjelaskan, pengerjaan dilakukan secara bergantian di titik-titik tertentu agar akses masyarakat tidak sepenuhnya tertutup selama proses pembangunan berlangsung.

“Lalu sebagian kita kerjakan di hari lain, begitu seterusnya sampai semua jalan benar-benar tercor dengan baik melalui program TMMD ini,” lanjutnya.

Semangat yang terus bertahan hingga minggu keempat itu menjadi gambaran kuat bahwa pembangunan bukan hanya soal beton dan material. Di Dusun Batur, TMMD juga menghadirkan kebersamaan, kerja keras, dan harapan baru agar jalan desa yang dulu sulit dilalui perlahan berubah menjadi akses yang lebih layak bagi masyarakat. (*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT