Jangan bakar lahan secara sembarangan
Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat seperti Ninik Mamak, Cadiak Pandai, Alim Ulama, Bundo Kanduang, Lembaga Masyarakat Pengelola Perhutanan Sosial, serta Masyarakat Peduli Api untuk turut aktif menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kelestarian hutan dan lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang. Kita tentu berharap kejadian karhutla tahun 2025 tidak terulang kembali di tahun 2026,” ucap Gubernur.
Usai apel siaga, Gubernur melakukan penanaman pohon manggis sebagai bentuk komitmen pelestarian hutan dan lingkungan. Selain itu, Gubernur juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Monumen Nagari Peduli Hutan di Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.
(adpsb)












