Berita

Musyawarah Soal Penutupan Jalan, RW dan Lurah Tegal Alur Jakarta Barat Usir Wartawan

376
×

Musyawarah Soal Penutupan Jalan, RW dan Lurah Tegal Alur Jakarta Barat Usir Wartawan

Sebarkan artikel ini
Kantor Kelurahan Tegal Alur
Kantor Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. (f/ist)

Mjnews.id – Musyawarah penyelesaian persoalan penutupan jalan lokasi perumahan Taman Kencana RT. 01 RW. 14 Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, berbuntut panjang. Pasalnya Lurah Tegal Alur, Suratman dan RW 14 Iwan melarang wartawan meliput.

“Darimana pak? Kami tidak mengundang orang luar atau wartawan dari manapun jadi tolong keluar,” kata RW 14 Iwan sebelum acara dimulai, di kantor Kelurahan RW 14 Tegal Alur, Jakarta Barat, Selasa 18 April 2023.

Tak sampai di situ, meski sudah dijelaskan mengenai undang-undang Keterbukaan Informasi Publik, RW tersebut tetap bersikeras dalam pendiriannya. Ia menyebut wewenang dalam pelaksanaan musyawarah tersebut ditentukan dari pihaknya sendiri.

“Jadi keluar! Kami tidak mengundang Anda. Jadi silahkan keluar. Tidak perlu wartawan, saya juga banyak teman wartawan,” kata Iwan dengan nada keras.

Senada juga disampaikan lurah menyampaikan hal sama.s Lurah meminta kegiatan tersebut tidak ada publikasi ataun penyebaran informasi.

“Jadi mohon ya pak kita musyawarah dulu. Nanti kalau sudah selesai nanti bisa kita informasikan,” katanya.

Selain tidak ada keterbukaan informasi publik, acara klarifikasi terhadap aduan dan penyelesaian masalah yang diadakan Kelurahan Tegal Alur dengan tercatat musyawarah dan mufakat ada dugaan disiasati pihak RW.

Pasalnya, umumnya warga yang protes soal tertutupnya akses jalan untuk dibuka pada kenyataannya tidak mendapatkan undangan pada acara tersebut.

Menurut mantan RT 01 Salim, penyelesaian persoalan yang diadakan Kelurahan tersebut diduga kongkalikong. Ia menyebut banyak kejanggalan dalam pemecahan persoalan tersebut.

“Saya walk-out pak. Itu kan undangan jelas untuk RT 01, tetapi semua datang, warga yang tidak jelas. Sedangkan warga RT 01 bayak yang tidak terima undangan dan para mantan RW yang lainnya. Berarti ini tidak seimbang. Forum ini kan forum mufakat tapi diarahkan ke voting, ya saya tidak mau,” ucapnya.

“Nah, awalnya saja sudah jelas seharusnya RT 01 namun di luar itu. Ini kan ada telepon-teleponan minta dukungan segala macem,” imbuhnya.

Sebelumnya, sejumlah warga perumahan Taman Kencana RT. 01 dan RW. 14 Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, mengeluhkan penutupan akses jalan yang dipagar besi. Umumnya mereka memprotes agar jalan tersebut bisa kembali dijadikan jalan alternatif.

Salah seorang warga, Suhari mengatakan akan terus melanjutkan persoalan itu. Dirinya mengatakan akan terus memperjuangkan aspirasi yang sebenarnya.

“Kalau saya sih akan terus lanjut bagaimana pun caranya. Yang jelas saya pantang mundur untuk menyuarakan persoalan ini guna kepentingan bersama,” kata Suhari.

(eki)

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT

banner 120x600