Politik

Dukungan Partai Gelora Indonesia ke Prabowo, Fahri Hamzah: Tinggal Mekanisme Teknis!

167
×

Dukungan Partai Gelora Indonesia ke Prabowo, Fahri Hamzah: Tinggal Mekanisme Teknis!

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah
Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah. (f/ist)

Mjnews.id – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia sebagai partai baru sedang mengatur mekanisme teknis untuk secara resmi menyatakan bergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya atau KKIR untuk mendukung calon presiden (Capres) Prabowo Subianto di Pemilu 2024.

Demikian Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah mennyampaikan rencana tersebut melalui keterangan tertulisnya yang diterima awak media, Senin (14/8/2023).

Banner Pemkab Muba Idul Fitri 1445 H

Pada dasarnya Partai Gelora, lanjut Fahri, telah memulai komunikasi yang luas, baik kepada publik maupun kader partai, tekait rencana dukungannya kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra yang juga menjabat Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto sebagai capres 2024 yang akan datang.

Bahkan sekarang, beber Waki Ketua DPR RI periode 2014-2019 ini, telah dilakukan oleh seluruh kantor atau DPW dan DPD Partai Gelora di seluruh Indonesia, sudah hampir 100 persen menyatakan dukungan agar DPN Partai Gelora mencalonkan Prabowo sebagai capres untuk 2024.

“Tinggal kami sedang mengatur mekanisme teknis untuk menyatakan secara resmi sebagai satu keputusan nasional. Tetapi sesungguhnya, dukungan yang diberikan Partai Gerlora ke pak Prabowo ini, telah mencapai hampir 100 persen,” sebut calon legislatif (Caleg) Partai Gelora Indonesia untuk daerah pemilihan atau Dapil NTB I tersebut.

Sekali lagi, Fahri menegaskan bahwa Partai Gelora merasa pendekatan yang harus dilakukan kepada Prabowo atau ke masyarakat untuk mendukung Prabowo adalah suatu pendekatan kesepakatan bulat.

“Karena memang kita harus percaya bahwa ini adalah waktunya pak Prabowo. Tinggal kita komunikasi baik, yang akan menyebabkan secara umum publik dan rakyat Indonesia bersepakat untuk bulat memilih pak Prabowo sebagai Presiden RI,” pungkasnya.

(***)

Kami Hadir di Google News