BeritaEkonomiKota Sawahlunto

Mahasiswa KKN Unand Perkenalkan Olahan Kopi Kayu Manis kepada Masyarakat Silungkang Oso

472
×

Mahasiswa KKN Unand Perkenalkan Olahan Kopi Kayu Manis kepada Masyarakat Silungkang Oso

Sebarkan artikel ini
Inovasi Olahan Kopi Kayu Manis
Inovasi Olahan Kopi Kayu Manis. (f/ist)

Mjnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler I Universitas Andalas (Unand) Padang memperkenalkan inovasi olahan kopi kayu manis kepada masyarakat di Desa Silungkang Oso, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto.

Program ini sebagai upaya meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, menyasar ibu-ibu dan petani kayu manis setempat guna memberikan nilai tambah pada kayu kulit manis yang melimpah di desa tersebut.

ADVERTISEMENT

Mahasiswa KKN, Ziadaturrahmah, Jurusan Teknologi Industri Pertanian yang mengangkat program kerja pemanfaatan komoditas kayu manis menjadi minuman fungsional (kopi kayu manis), perpaduan kopi dan kayu manis (cinnamon), kombinasi tersebut dipilih karena kayu manis merupakan salah satu komoditas potensial di desa yang belum dimanfaatkan secara optimal.

“Banyak warga di sini petani kayu manis, tapi hanya dijual mentah. Kami ingin memperkenalkan ‘Coffee Cinnamon’ sebagai produk premium. Perpaduan aromanya khas dan memiliki khasiat kesehatan yang lebih baik, seperti membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan konsentrasi,” papar Ziadaturrahmah dalam pelatihan yang diadakan di Rumah Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) Desa Silungkang Oso, Rabu 4 Februari 2026.

Pengolahan Kopi Kayu Manis dan Pengemasan

Dalam kegiatan pendampingan, mahasiswa KKN mempraktikkan cara pengolahan yang higienis, mulai dari pemilihan biji kopi berkualitas, proses pemanggangan (roasting), pencampuran dengan kayu manis bubuk murni, hingga tahap pengemasan (packaging) yang menarik agar memiliki harga jual lebih tinggi.

Salah seorang peserta mengaku senang dengan pelatihan ini.

“Biasanya kopi cuma disangrai biasa. Tadi diajarkan caranya mencampur dengan kayu manis biar aromanya wangi dan tidak merusak rasa kopi. Ini ide bagus untuk usaha rumahan,” tuturnya lagi.

Selain pelatihan pengolahan, mahasiswa KKN juga membantu dalam pembuatan desain kemasan dan pendaftaran P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga) agar produk tersebut layak jual di pasar yang lebih luas.

Program kerja ini diharapkan dapat berlanjut secara mandiri oleh masyarakat Desa Silungkang Oso dan menjadi produk unggulan desa (One Village One Product).

Kepala Desa Silungkang Oso, Ferdinal sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Mahasiswa KKN yang dinilai sangat memberikan kontribusi yang positif.

(*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT