Devi Hendra menambahkan bahwa banyak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di daerah yang sudah melebihi kapasitas dan masih menggunakan sistem terbuka (open dumping).
Devi mendorong perubahan ke sistem sanitary landfill serta pemberdayaan masyarakat melalui Bank Sampah agar pengelolaan lebih berkelanjutan.
Menutup kegiatan, H. Muzli M. Nur menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan dan mengelola sampah secara bijak.
“Sampah bisa menjadi berkah bila dikelola dengan baik. Mari jadikan gerakan pengelolaan sampah ini sebagai tanggung jawab bersama demi Pasaman yang bersih dan sehat,” pungkasnya.
(hpr)












