BeritaKabupaten AgamPendidikan

Tim Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Pulihkan Kondisi Mental dan Psikososial Pascabencana Murid SD Negeri 05 Kayu Pasak Salareh Aia

526
×

Tim Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Pulihkan Kondisi Mental dan Psikososial Pascabencana Murid SD Negeri 05 Kayu Pasak Salareh Aia

Sebarkan artikel ini
Tim Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Pulihkan Kondisi Mental dan Psikososial Pascabencana Murid SD Negeri 05 Kayu Pasak Salareh Aia
Tim Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Pulihkan Kondisi Mental dan Psikososial Pascabencana Murid SD Negeri 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. (f/ist)

Mjnews.id – Bencana yang melanda Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, tidak hanya meninggalkan jejak kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan dampak psikologis yang mendalam, khususnya bagi anak-anak usia sekolah dasar.

Meski aktivitas belajar mengajar telah kembali berlangsung di SD Negeri 05 Kayu Pasak, trauma pascabencana masih terasa dalam keseharian murid, di mana sejumlah murid menunjukkan perubahan perilaku setelah peristiwa bencana. Rasa cemas berlebihan, ketakutan terhadap kondisi lingkungan, hingga menurunnya konsentrasi belajar menjadi gambaran nyata kondisi mental dan psikososial anak-anak.

ADVERTISEMENT

Situasi ini menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh aspek kesehatan mental.

Melihat kondisi tersebut, Tim Program Mahasiswa Berdampak (PMB) Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Andalas (Unand) Padang hadir untuk pemulihan psikososial di sekolah tersebut, Sabtu 7 Februari 2026.

Baca Juga: Tim Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Berdayakan Masyarakat dan Inspirasi Perubahan di Nagari Salareh Aia

Melalui pendekatan edukatif dan humanis, tim mahasiswa berupaya menciptakan ruang aman bagi murid untuk mengekspresikan perasaan dan mengelola emosi mereka.

Kegiatan yang dilakukan meliputi permainan edukatif, sesi bercerita, bermain serta aktivitas kelompok yang mendorong interaksi sosial positif, untuk membantu murid perlahan mengatasi rasa takut, membangun kembali kepercayaan diri, dan menumbuhkan perasaan aman di lingkungan sekolah.

Guru-guru SD Negeri 05 Kayu Pasak menyambut baik keterlibatan mahasiswa dalam proses pemulihan ini. Kehadiran Tim PMB tidak hanya membantu murid, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi tenaga pendidik yang selama ini berupaya mendampingi anak-anak dengan keterbatasan sumber daya.

Trauma Healing di Nagari Salareh Aia

Kolaborasi antara sekolah dan mahasiswa menjadi contoh sinergi dalam penanganan dampak psikososial pascabencana. Lingkungan sekolah menjadi wadah pemulihan mental anak, sebagaimana disadari bersama, merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Baca Juga: Tim Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Aktivasi Fasilitas Umum di Nagari Salareh Aia Agam

Pendampingan psikososial juga diberikan melalui kegiatan trauma healing. Anak-anak diajak berbagi pengalaman dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, sehingga mereka tidak merasa tertekan. Melalui permainan kelompok dan aktivitas kreatif, rasa kebersamaan dan kepercayaan diri murid perlahan tumbuh kembali.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT