ParlemenInternasional

Puan Dorong Peningkatan Investasi Tiongkok dan Singapura Lewat Bilateral Parlemen

1021
×

Puan Dorong Peningkatan Investasi Tiongkok dan Singapura Lewat Bilateral Parlemen

Sebarkan artikel ini

“Diplomasi Parlemen perlu dilakukan untuk memperkuat diplomasi antar Pemerintah. Indonesia sangat terbuka untuk berbagi dan bertukar pandangan dalam dialog yang konstruktif, dalam rangka menguatkan peran strategis dan kemitraan sinergis antara Indonesia dengan Singapura,” urainya.

Hari ini Puan juga bertemu dengan Speaker of the National Assembly/Chair of the Milli Majlis of the Republic of Azerbaijan atau Ketua Majelis Nasional Azerbaijan, Sahiba Gafarova. Tahun ini, hubungan diplomatik Indonesia dengan Azerbaijan telah memasuki usia 30 tahun.

ADVERTISEMENT

“Azerbaijan memiliki tempat yang istimewa di hati kami. Kedutaan Besar Republik Azerbaijan yang didirikan di Jakarta merupakan kedutaan Azerbaijan pertama di Asia Tenggara,” kata Puan.

Puan menyebut Azerbaijan merupakan salah satu mitra dagang strategis Indonesia di mana selama tahun 2021, nilai perdagangan antara kedua negara telah mencapai lebih dari 200 juta dolar AS. Ia berharap angka perdagangan tersebut akan terus meningkat pada masa mendatang.

“Indonesia dan Azerbaijan memiliki potensi kemitraan dagang yang prospektif untuk dikembangkan, terutama terkait sektor migas dari Azerbaijan dan sektor non-migas dari Indonesia,” urainya.

Pemerintah Indonesia dan Azerbaijan telah menandatangani Memorandum of Understanding di bidang kerja sama energi pada 30 April 2021. Sebanyak 50 WNI saat ini bekerja sebagai tenaga ahli di bidang energi di Baku, Azerbaijan.

“Saya berharap hal tersebut dapat  berkontribusi pada pengembangan sektor migas Azerbaijan. Saya juga berharap kerja sama ini dapat meningkat ke level yang lebih tinggi dan menciptakan keuntungan timbal balik antarkedua negara serta mendorong urgensi solusi inovatif oleh negara melalui transisi energi,” ucap Puan.

“Dalam kesempatan ini saya juga mendorong kedua pemerintah untuk meningkatkan peran swasta dalam kerja sama B-to-B di sektor energi,” sambungnya.

Puan juga menggarisbawahi kerja sama bidang pendidikan, sosial, dan budaya di antara universitas di Azerbaijan dan Indonesia. Sejak 2012, Center for Indonesian Studies yang dibentuk di Azerbaijan University of Languages (AUL) telah berhasil mempromosikan bahasa dan budaya Indonesia di Azerbaijan. Kemudian sejak tahun 2016 hingga 2019, Indonesia telah menggelar 4 festival budaya di Baku, ibu kota Azerbaijan. 

“Azerbaijan dan Indonesia memiliki banyak kesamaan, terutama dalam aspek sosial budaya. Budaya merupakan ‘jembatan’ yang dapat menyatukan orang dan bangsa,” sebut Puan.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *