Aksi juga menghadirkan suara dari masyarakat terdampak langsung. Suryati, warga Kecamatan Kasui, menceritakan musibah yang dialami suaminya akibat jalan rusak saat perjalanan ziarah saat Idul fitri.
Akibat kecelakaan tersebut, suaminya kini mengalami kelumpuhan dan tidak dapat bekerja, sementara keluarga harus menanggung beban ekonomi yang berat. Ia berharap kepada pemerintah untuk segera melakukan percepatan perbaikan jalan di wilayah mereka.
Aksi berlangsung damai dan tertib dan langsung menggelar audiensi dengan Plt Bupati serta sejumlah pejabat, antara lain Pj. Sekda, Kepala Satpol PP, dan Kepala BPKAD. Setelah menyampaikan tuntutan dan menerima tanggapan, aksi berakhir tanpa adanya gangguan.
Aksi Damai Jilid II ini mencerminkan kepedulian generasi muda dan elemen masyarakat terhadap pembangunan daerah. Pemerintah diharapkan dapat menanggapi secara konkret aspirasi tersebut, demi terciptanya infrastruktur yang layak dan menunjang kesejahteraan masyarakat Way Kanan.
(*/ton)












