Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 23 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.750 230 26.991 642
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Polres Pariaman Tak Izinkan Keramaian di Malam Pergantian Tahun

Senin, 21 Desember 2020 | 23:30 WIB Last Updated 2020-12-22T20:23:25Z
Kapolresta Pariaman, AKBP Deny Rendra Laksamana. (ist)


mjnews.id - Mulai Senin (21/12/2020), Polres Pariaman menggelar Operasi Lilin 2020. Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) menjadi salah satu targetnya.


Operasi Lilin akan berlangsung hingga 4 Januari 2021. "Jadi sekitar dua minggu," kata Kapolres Pariaman, AKBP Deny Rendra Laksamana kepada wartawan, Senin (21/12/2020).


Deny Rendra mengatakan, ada beberapa target dalam pelaksanaan Operasi Lilin 2020. Salah satunya, yaitu memastikan apa masyarakat mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.


Disebutkan, ada sekitar 200 personil yang diturunkan terkait pelaksanaan operasi tersebut, yaitu terdiri dari anggota Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP. Mereka akan ditempatkan pada dua pos pengamanan dan sepuluh pos pelayanan.


Jadi nanti, jelas Deny Rendra, petugas akan melarang wisatawan dan pengendara yang tidak memakai masker untuk masuk ke kawasan-kawasan wisata. Atau yang melintasi Pos-pos pengamanan dan pelayanan. "Ini adalah satu upaya meminimalisir penyebaran Covid-19 pada saat libur natal dan tahun baru," terang Kapolres.


"Silakan berwisata dan liburan ke Pariaman tapi harus ikuti protokol kesehatan. Harus pakai masker dan helm," katanya.


Sebelumnya Kapolres menyampaikan, pihaknya tidak akan mengeluarkan izin keramaian untuk perayaan malam pergantian tahun baru. Apakah akan dirayakan dengan orgen tunggal, maupun kegiatan lain yang menimbulkan keramaian.


Pada Operasi Lilin 2020 juga akan melaksanakan razia kembang api serta balapan liar dan penyakit masyarakat lainnya.


Selain memastikan apa masyarakat menerapkan protokol kesehatan, pihak Polres juga akan menjaga keamanan di objek wisata dan fasilitas vital lainnya, seperti tempat usaha ekonomi, perbankan, dan arus lalu lintas.


(dar/sul)

×
Berita Terbaru Update