Keramba Jaring Apung Tidak Dihabisi tapi Dirapikan
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 3 Agustus 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
73.727 13.899 58.286 1.542
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Keramba Jaring Apung Tidak Dihabisi tapi Dirapikan

Kamis, 01 Juli 2021 | 22:45 WIB Last Updated 2021-07-01T18:43:46Z

Bupati Agam, Andri Warman menyampaikan Brainstorming Pengembangan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ramah Lingkungan sebagai Alternatif Pengalihan Usaha Produktif KJA di salingka Danau Maninjau, di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Kamis 1 Juli 2021.

AGAM, MJNews.ID - Bupati Agam, Andri Warman, menegaskan, pihaknya tidak akan menghabiskan Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Maninjau, seperti isu yang berkembang di tengah masyarakat.

“Saya mengklarifikasi isu tersebut, bahwasanya informasi yang berkembang itu tidak benar,” ujar bupati saat menghadiri Brainstorming Pengembangan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ramah Lingkungan sebagai Alternatif Pengalihan Usaha Produktif KJA di salingka Danau Maninjau, di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Kamis 1 Juli 2021.

Katanya, pemerintah hanya ingin merapikan KJA sesuai daya tampung Danau Maninjau, yakni 6 ribu petak. Sebab KJA yang ada saat ini sudah melebihi kapasitas sehingga sisa pakan ikan menumpuk jadi sedimen yang menyebabkan air danau tercemar.

Bahkan kegiatan ini didukung penuh oleh pemerintah pusat maupun provinsi, karena Danau Maninjau salah satu danau di Indonesia yang jadi prioritas untuk diselamatkan dari ketercemaran.

Pihaknya telah bentuk tim untuk mendata KJA ini, yang dilakukan by name by address. Dan, ternyata banyak KJA di Danau Maninjau yang tidak bertuan.

”KJA seperti ini yang harus kita tarik keluar, jika tidak ada pemilik kenapa harus dibiarkan di danau,” tegas bupati.

Pihaknya tidak melarang petani bangun KJA, tapi yang ramah lingkungan, dengan catatan harus sesuai kapasitas danau sebanyak 6 ribu petak. 

Namun, pihaknya tidak akan beri ruang bagi pengusaha yang menanam modal di Danau Maninjau.

Apabila kondisi Danau Maninjau kembali pulih, maka banyak potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat ke depan. Salah satunya bidang pariwisata, jika air danau kembali bersih wisatawan akan banyak berkunjung untuk berekreasi.

“Tentu ini jadi momen untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” terang Bupati Andri Warman.

(emg)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update