Pemko Upayakan Pusat Pendidikan Polwan Dialihkan ke Bukittinggi
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Pemko Upayakan Pusat Pendidikan Polwan Dialihkan ke Bukittinggi

Senin, 20 September 2021 | 23:30 WIB Last Updated 2021-09-20T16:37:07Z


Erman Safar sedang berbincang-bincang bersama Ketua PHRI
Walikota Bukittinggi, Erman Safar sedang berbincang-bincang bersama Ketua PHRI Sumbar dan Bukittinggi. (munasril)

BUKITTINGGI, MJNews.ID - Pemko Bukittinggi sedang mengupayakan pusat Pendidikan Polwan yang ada di Jakarta dipindahkan ke Kota Bukittinggi. Hal ini disampaikan Walikota Erman Safar dalam acara pengukuhan Ketua PHRI yang baru, di Aula Rocky Hotel, Senin 20 September 2021.

Menurut Erman Safar, gagasan ini terinspirasi bahwa Bukittinggi menores sejarah mengenai pusat Pendidikan Polwan pertama di Kota Bukittinggi, dan beberapa bulan lalu Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi mengirimkan surat kepada Kapolri, meminta untuk pusat Pendidikan Polwan ini dipindahkan ke Kota Bukittinggi.

"Alhamdulillah ibu Apri sudah berkunjung ke Bukittinggi memastikan jarak dari Bukittinggi dengan Bandara. Nanti apabila Polwan wisuda, berapa kamar yang akan disediakan untuk keluarga dan juga fasilitas lain yang harus dilengkapi kota yang dijadikan pusat pendidikan Polwan.

"Alhamdulillah sudah ada respon dari Kapolri dan sudah disposisikan ke Irjen Pol, lalu hari ini kami sedang mempersiapkan lahan pemindahan pusat pendidikan Polwan seluas 30 hektare," ungkap Walikota Erman Safar.

Nanti di Kota Bukittinggi ini akan ada Pusat Pendidikan Polwan, lalu akan ada 2 kali pendidikan, per satu periode terdapat 1.500 polwan itu akan disusun, dan diatur. Begitu juga juga keluarga yang akan datang untuk melihat mereka wisuda. Wisuda ini 2 kali setahun. Setiap wisuda akan disaksikan oleh bapak Kapolri dan juga Bapak Presiden RI.

Saya pikir ini akan menjadi sumber ekonomi baru bagi seluruh stakehoder kota dan juga beberapa objek pariwisata, kami mengidentifikasi bahwa terjadinya fase yang namanya market yang mulai jenuh terhadap objek pariwisata yang kita miliki.

"Beberapa spot kota yang menjadi daerah tujuan para pengunjung ini juga harus direfresh kembali atau dimodifikasi dan beberapa pariwisata akan ada perubahan," ujar Erman Safar.

(ril)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update