Target Retribusi Parkir dan KIR Payakumbuh Naik
×

Adsense

Adsense Mobile

Target Retribusi Parkir dan KIR Payakumbuh Naik

Jumat, 08 Oktober 2021 | 07:00 WIB Last Updated 2021-10-08T00:00:00Z

loading...
Nofriwandi
Kepala Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh, Nofriwandi.

PAYAKUMBUH, MJNews.ID - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Payakumbuh mencatat target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2021 dari retribusi parkir dan pengujian kendaraan bermotor (KIR) mengalami kenaikan di anggaran perubahan 2021.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh, Nofriwandi, Kamis 7 Oktober 2021, mengatakan untuk target PAD retribusi parkir naik menjadi Rp 1,45 miliar dari target awal di 2021 sebesar Rp 1,3 miliar.

“Sedangkan untuk uji KIR itu kenaikan targetnya memang cukup tinggi dari Rp 260 juta menjadi Rp 642 juta pada perubahan anggaran 2021 ini,” katanya.

Ia mengatakan, sampai dengan September 2021 jika dilihat dari target awal retribusi parkir yang diangka Rp1,3 miliar realisasinya sudah mencapai 71 persen.

“Sementara untuk uji KIR itu per September kita sudah mencapai realisasi sebesar 130 persen dari target awal yang Rp260 juta. Kalau dilihat dari target sekarang tentu baru sekitar 50 persen,” sebutnya.

Menurutnya beberapa upaya yang telah dilakukan oleh Dishub Payakumbuh untuk mencapai target PAD tersebut adalah dengan menambah dua titik parkir.

“Sebelumnya jumlah titik parkir kita di Payakumbuh sebanyak 25 titik parkir, sekarang kita tambah dua titik menjadi 27 titik,” katanya.

Selanjutnya, pihaknya juga berupaya untuk menekan angka kebocoran retribusi dan parkir liar dengan menekankan kepada juru parkir untuk selalu memberikan karcis ke pelanggan atau masyarakat.

“Tentu ini tidak akan berjalan maksimal apabila masyarakat tidak ikut menyukseskannya. Jangan bayar parkir apabila tidak mendapatkan karcis dari juru parkirnya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa salah satu kendala yang dapat mempengaruhi realisasi PAD dari parkir ini adalah adanya pengerjaan pembangunan gorong-gorong di beberapa titik parkir.

“Ini yang sebelumnya dilaporkan oleh juru parkir, adanya pembangunan gorong-gorong ini mengurangi pendapatan di titik tersebut. Tapi ini akan kita carikan solusinya dan kita sesuaikan juga targetnya,” kata dia.

Ia mengatakan masyarakat yang tidak mendapatkan karcis atau terkait pelayanan parkir dapat melakukan pengaduan melalui situs https://dishub.payakumbuh kota.go.id. 
“Situs ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang memiliki keluhan atau merasa kurang puas terhadap pelayanan petugas atau juru parkir Dishub Kota Payakumbuh,” katanya.

Sementara untuk dapat mencapai PAD dari uji KIR, pihaknya akan terus menerima setiap kendaraan yang akan melakukan uji KIR di Kota Payakumbuh.

“Sebenarnya angka pendapatan uji KIR itu dapat melebihi target karena ada beberapa daerah yang sebelumnya belum menerapkan Smart Card atau buku lulus uji elektronik (BLUe) sehingga tidak dapat melakukan uji KIR dan dialihkan ke Payakumbuh,” ujarnya.

Namun untuk saat ini sudah ada daerah yang sebelumnya belum menerapkan Smart Card telah menerapkan Smart Card sehingga kendaraan yang sebelumnya dari daerah itu tidak lagi melakukan pengujian di Kota Payakumbuh.

“Meski begitu kami akan semaksimal mungkin untuk dapat mencapai target yang telah ditentukan tersebut baik untuk parkir maupun uji KIR. Semoga ini dapat tercapai,” katanya.

(ant)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update