Anggota Komisi III DPRD Bukittinggi Turun ke Lapangan
×

Adsense

Adsense Mobile

Anggota Komisi III DPRD Bukittinggi Turun ke Lapangan

Rabu, 03 November 2021 | 00:30 WIB Last Updated 2021-11-03T06:31:33Z

loading...
Anggota Komisi III DPRD Bukittinggi Turun ke Lapangan
Anggota Komisi III DPRD Bukittinggi Turun ke Lapangan.

BUKITTINGGI, MJNews.id - Dua pekerjaan  infrastruktur yang berbeda mempergunakan dana APBD ternyata mendapat perhatian dari Anggota Komisi III DPRD Kota Bukittinggi, lantaran ada laporan pengaduan maupun isu-isu yang tidak sedap yang sampai ke telinga Wakil Rakyat yang mengharuskan Anggota Komisi III turun ke lapangan guna mencek kebenarannya.

Laporan pengaduan melalui surat seperti disampaikan oleh salah satu LSM ke DPRD adalah mengenai pekerjaan pembangunan infrastruktur Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) yang dikatakan  belum selesai -selesai juga.

Sedangkan isu-isu yang tidak sedap sedang berkembang lainnya adalah mengenai pekerjaan drainase primer di dalam kota senilai Rp 12,9 miliar, dimana pekerjaan dinilai amburadul dan lambat juga tidak memasang pagar pengaman untuk keselamatan warga masyarakat yang lalu lalang.

anggota Komisi III DPRD turun ke lapangan pada Selasa 2 November 2021 berjumlah sebanyak 6 orang terdiri dari Ketua Komisi III Jon Edwar, anggota Yotrimansyah, Nur Hasra, Irman, Ibrar Yaser, Hj. Noni, Abdul Rahman dan sejumlah seketariat DPRD.

PEKERJAAN DRAINASE PRIMER 
Ketua Komisi III DPRD Jon Edwar dihubungi MJNews.ID mengatakan, anggota DPRD dari Komisi III tentu harus menjalankan tugas dan fungsi kami yaitu fungsi pengawasan. setelah kami cek drainase merupakan anggaran terbesar di DPRD Bukittinggi 2021.

"Artinya kami turun ke lapangan dalam rangka pencepatan penyelesaian kegiatan drainase karena mengingat Bukittinggi akan menanti destinasi kunjungan wisatawan dalam rangka yang pertama libur hari raya natal dan libur tahun baru," kata Jon.

Ini dalam rangka meraup PAD Kota Bukittinggi yang menjadi andalan.
Kita sudah mengingatkan pada pihak PUPR termasuk pihak PPK-nya supaya bisa menjalankan teknis yang sudah diamanahkan dalam dokumen perencanaan maupun dokumen kontrak.
Namun ada beberapa hal himbauan masalah lantai kerja, ada beberapa segmen yang tidak memakai lantai kerja. 

"Kemudian supaya tidak terjadi kecelakaan kami menginstruksikan meningkatkan pengaman pekerjaan untuk terhindar dari kecelakaan," kata Jon lagi. 

KUNJUNGI TMBSK
Menurut anggota komisi III, Hj. Noni, tujuan kunjungan Komisi III ke TMSBK  guna melihat kebenaran dari berita yang dibuat oleh salah satu LSM, “tolong komisi III ke TMSBK, di sana banyak dari rehab yang tidak selesai”.

"Makanya kami turun untuk melihat kebenaran ini ada atau tidak. Setelah kami lihat alhamdulillah 100% siap," katanya.

Elmi bagian sarana dan prasarana mengatakan, kami sudah pelajari jadi mereka cuma menyampaikan dari pandangan mereka saja, mungkin mereka menyampaikan pendapatnya yang bukan masuk dari kontrak pekerjaan kita.

"Ada beberapa objek yang tidak masuk ke kontrak kami, jadi itu yang mereka kadukan, jadi ini hanya salah paham saja," terangnya. 

Kabid TMSBK, Yopi kepada MJNews mengatakan, atas kunjungan DPRD Komisi III kita ambil positifnya karena memang menjadi salah satu alasan pengawasan, memang ada berita-berita yang simpang siur di luar.

Jadi dengan turunnya komisi III DPRD Kota Bukittingi ingin menjelaskan bahwa berita tesebut tidak benar, karena ada pemahaman-pemahaman tentang proses kegiatan yang dilaksanakan.

"Ini di tahap awal harus kita sikapi, karena tahap awal progressnya belum selesai 100 persen, dan sekarang sudah selesai dan tim dari komisi III DPRD sudah melihat hasilnya yang sudah selesai 100 persen," ujar Yopi.

(Ril)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update