Eksekusi Rumah Dapat Perhatian Warga Gaduik Agam
×

Adsense

Adsense Mobile

Eksekusi Rumah Dapat Perhatian Warga Gaduik Agam

Kamis, 04 November 2021 | 22:32 WIB Last Updated 2021-11-04T15:32:57Z

loading...
Agam, MJNews.id - Eksekusi sebuah rumah milik Farida Wati, pengusaha swalayan Budi Market yang terletak di Jalan Ujung By Pass Jorong Arokandikia, Kenagarian Gaduik, Kabupaten Agam ternyata mendapat perlawanan dari pihak keluarga pemilik rumah dan sejumlah warga masyarakat.

Eksekusi rumah terjadi Kamis 4 November 2011, cukup menegangkan juga mendapat perhatian dari warga masyarakat karena objek perkara persis berada di pinggir jalan, dibsamping itu kendaraan lewat terpaksa ekstra hati-hati.

Sementara perlawanan dilakukan oleh keluarga pemilik rumah maupun sejumlah warga adalah dengan cara menghadang juru sita dari Pengadilan Negeri (PN) Bukittinggi supaya tidak memasuki pekarangan rumah yang akan dieksekusi tersebut.

Kepada media, Wakapolres Kompol Sukur Hendri Saputra mengatakan, proses eksekusi yang mengerahkan lebih dari 200 personil aparat gabungan Polri/ TNI dan Pengadilan berjalan cukup alot.

“Mengenai proses eksekusi kita sudah melaksanakan negosasi dan negosasi lagi, namun pihak keluarga tetap melakukan perlawanan," ujar Wakapolres.

Sesuai informasi diperoleh, eksekusi seharusnya dilakukan Rabu 3 November 2021. Karena ada kegiatan vaksinasi Covid-19 di Polres maka dilakukan Kamis ini.

Penghadangan yang dilakukan oleh keluarga pemilik rumah dan sejumlah masyarakat kandas, pihak juru sita Pengadilan Negeri maupun aparat kepolisian berhasil menerobos pintu gerbang, isak tangis dan pekikan dari pihak keluarga pemilik rumah tidak terhindarkan.

Usai juru sita membacakan putusan pengadilan, tidak beberapa lama kendaraan truk yang telah dipersiapkan satu persatu mulai masuk ke pekarangan seraya mengangkut barang-barang rumah tangga.

Terjadinya eksekusi terhadap rumah milik pengusaha swalayan Budi Market, dikarenakan terjadi wanpertasi pengusaha Budi Market dengan pihak BNI dan persoalan ini berlanjut ke Pengadilan Negeri Bukittinggi.

Sesuai putusan hakim pengadilan, pihak Budi Market kalah. Saat pihak Budi Market mengajukan banding ke pengadilan tinggi, eksekusi dilakukan.

(Ril)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update