Tak Hanya Andalkan SDA, Mendagri Minta Kualitas SDM di Rote Ndao Ditingkatkan
×

Adsense

Adsense Mobile

Tak Hanya Andalkan SDA, Mendagri Minta Kualitas SDM di Rote Ndao Ditingkatkan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 10.30 WIB Last Updated 2022-08-18T07:39:36Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Muhammad Tito Karnavian
Mendagri, Muhammad Tito Karnavian. (f/kemendagri)

Rote Ndao, Mjnews.id - Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) yang berlimpah. Hal tersebut merupakan potensi yang perlu dilestarikan dan dikelola secara bijak. 

"Begitu masuk dari Kupang lewat laut ke Pulau Rote, ya melihat pasti indah, karena pulau-pulau Indonesia itu indah, dan betul setelah kami tiba di Rote, alamnya indah, lautnya bersih," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian pada acara Toast Kenegaraan dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Nemberala Beach Resort, Kabupaten Rote Ndao, NTT, Rabu malam (17/8/2022). 

Mendagri bercerita, dalam perjalanannya kali ini, ia tak hanya disuguhi oleh birunya laut, tetapi juga oleh hijaunya hamparan sawah, perkebunan, dan pepohonan. Dengan kekayaan SDA itu, ia pun yakin terhadap ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Rote Ndao. "Saya juga meyakini bahwa bukan hanya beras, tapi juga jagung dan produk-produk lain. Itu cukup untuk warga di sini," tuturnya. 

Namun demikian, untuk memajukan sebuah wilayah, mengandalkan kekayaan SDA saja tidaklah cukup. Menurut Mendagri, dibutuhkan dukungan dari sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Bahkan, kata dia, dengan SDM yang unggul, meski tidak memiliki SDA yang berlimpah, sebuah negara tetap dapat menjadi lebih maju, contohnya Singapura. 

"Oleh karena itulah tadi saya pesan supaya program-program untuk membangun sumber daya manusia yang unggul itu menjadi program utama untuk di Kabupaten Rote Ndao, mulai masalah pendidikan, kesehatan. Dua (itu) saja kunci, (yakni pendidikan dan kesehatan)," tegas Mendagri. 

Untuk sektor pendidikan, Mendagri mendorong penyelenggaraan wajib belajar secara gratis. Di samping itu, pendidikan nonformal juga perlu diperkuat dengan berbasis potensi daerah. "Buat pendidikan keterampilan yang sesuai dengan potensi yang ada di sini," ujar Mendagri. 

Oleh karena itu, ia meminta kepala daerah agar cerdas dan cermat dalam menangkap peluang untuk membangkitkan dan menggali potensi yang ada. 

Sementara untuk bidang kesehatan, Mendagri meminta pemerintah daerah setempat agar meningkatkan kesehatan masyarakat. Hal itu dimulai dengan memperhatikan fasilitas kesehatan seperti klinik, puskesmas, maupun posyandu. Lebih lanjut, ia juga meminta agar kejadian stunting dapat ditekan semaksimal mungkin, dengan memperhatikan asupan gizi bagi ibu hamil dan balita. 

"Fokus betul untuk masalah kesehatan. Klinik-klinik kesehatan yang kurang bagus dicek satu per satu, dan anggaran 10 persen kesehatan itu betul-betul tepat sasaran," pungkasnya.

(eki)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update