Buruh Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM di Depan Gedung DPR
×

Adsense

Adsense Mobile

Buruh Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM di Depan Gedung DPR

Selasa, 06 September 2022 | 15.00 WIB Last Updated 2022-09-06T08:26:26Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Buruh Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM
Buruh Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM di Depan Gedung DPR. (f/eki baehaki)

JAKARTA, Mjnews.id - Sejumlah elemen buruh melakukan aksi unjuk rasa menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM di depan Gedung DPR RI hari ini Selasa 6 September 2022.

Diketahui terlihat beberapa jumlah aksi unjuk rasa buruh itu yang turut menyuarakan kebijakan pemerintah itu tergabung dari beberapa organisasi buruh dan Partai buruh, yakni Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI dan Partai Buruh. 

Sementara itu, menurut keterangan Kepolisian diperkirakan sekitar 3.000 personel aparat gabungan diturunkan guna mengawal jalannya aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan Gedung DPR.

"Yang di DPR ini sekitar 3000 personel,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Komarudin kepada wartawan pada Selasa 6 September 2022.

Personel aparat gabungan yang diturunkan di Gedung DPR guna untuk pengamanan yakni terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

Kapolres Metro Jakarta Pusat itu mengimbau kepada para peserta aksi unjuk rasa untuk menyampaikan pendapat dengan tertib. 

Kombes Pol Komarudin mengatakan hal ini untuk menghormati masyarakat dengan tidak mengganggu mereka yang tidak mengikuti aksi demontrasi. 

Dijelaskannya dari pihak kepolisian pun akan mengawal aksi demontrasi tersebut hingga selesai agar masyarakat tidak terganggu dan bisa beraktivitas dengan lancar.

“Saling menghormati aktivitas masyarakat lainnya dan kami akan melakukan pengawalan dan penjagaan oleh petugas 

Komarudin berharap personel aparat gabungan yang turut mengamankan unjuk rasa buruh ini menolak harga bahan bakar minyak (BBM) naik berjalan dengan baik dan kondusif. 

"Harapan bahwa konsep pengamanan yang kami siapkan dapat membantu kelancaran untuk penyampaian pendapat di muka umum dan aktivitas masyarakat lainnya juga tetap berjalan lancar baik itu pekerja maupun lainnya,” pungkas Kombes Pol Komarudin.

(eki)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update