Jaga Kelestarian ABS-SBK, Gubernur Sumbar Dorong Bundo Kanduang Bisa Go Internasional
×

Adsense

Adsense Mobile

Jaga Kelestarian ABS-SBK, Gubernur Sumbar Dorong Bundo Kanduang Bisa Go Internasional

Sabtu, 05 November 2022 | 13.00 WIB Last Updated 2022-11-05T09:19:53Z

Advertisement

Advertisement

Mahyeldi membuka Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Bundo Kanduang se-Kabupaten Sijunjung dan Kota Sawahlunto
Gubernur Sumbar, Mahyeldi membuka Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Bundo Kanduang se-Kabupaten Sijunjung dan Kota Sawahlunto, yang berlangsung pada 4 - 5 November 2022 di Hotel Axana, Padang, Jumat (4/11/2022). (f/kominfotik)

PADANG, Mjnews.id - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi membuka Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Bundo Kanduang se-Kabupaten Sijunjung dan Kota Sawahlunto, yang berlangsung pada 4 - 5 November 2022 di Hotel Axana, Padang, Jumat (4/11/2022).

Dalam Bimtek kali ini diundang pembicara terbaik antara lain Anggota Komisi V DPR RI, Athari Ghauti, Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni, dan Anggota DPRD Sumbar, Deswanto.

Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan kepada Bundo Kanduang untuk memberikan perhatian kepada keluarga dan generasi muda, 

"Kalau para Ibu punya pendidikan yang berkualitas Insya Allah akan melahirkan rumah tangga yang berkualitas pula," ujar gubernur. 

Selain itu, gubernur juga mensosialisasikan terkait Undang-undang Pemprov Sumbar Nomor 17 Tahun 2022 tentang Adat adat dan budaya Minangkabau berdasarkan pada nilai falsafah, Adat basandi Syara', Syara' basandi kitabullah (ABS-SBK) sesuai dengan aturan adat salingka nagari yang berlaku, serta kekayaan sejarah, bahasa, kesenian, desa adat dan nagari, ritual, upacara adat, situs budaya, dan kearifan lokal yang menunjukkan karakter religius, ketinggian adat istiadat masyarakat Sumbar.

"Sudah terlihat dengan jelas di undang-undang tersebut ABS-SBK merupakan ciri khas Sumbar. Oleh karena itu Bundo Kanduang turut andil dalam melestarikan adat ini. Apalagi banyak tata cara dan adat istiadat budaya Minang, seperti Manjalang Mintuo Jelang Ramadhan, budaya seperti ini harus tetap dilestarikan," ucap gubernur. 

Gubernur juga memuji peran Bundo Kanduang dalam memberikan pelestarian dan pengembangan adat dan budaya lokal sesuai dengan perkembangan zaman." Insya Allah Bundo Kanduang bisa go internasional apalagi di Australia ada perkumpulan Bundo Kanduang yang bersemangat untuk menjaga nilai-nilai di Ranah Minang," kata gubernur.

(MMC)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update