Khatam Surau Annur, Bupati Tanah Datar Ajak Warga Bentengi Generasi dengan Menghafal Al Quran

Perayaan khatam Al Quran di Surau Annur Jorong Ujung Tanah
Perayaan khatam Al Quran di Surau Annur Jorong Ujung Tanah, Nagari Tapi Selo, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (26/11/2022). (f/prokopim)

TANAH DATAR, Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar terus berupaya membentuk SDM generasi muda, salah satunya melalui program satu rumah satu hafizh dengan menggiatkan pendidikan agama di Masjid, Mushalla dan juga di rumah-rumah tahfizh. 
Hal tersebut disampaikan Bupati Eka Putra saat menghadiri perayaan khatam Al Quran di Surau Annur Jorong Ujung Tanah, Nagari Tapi Selo, Kecamatan Lintau Buo Utara, Sabtu (26/11/2022). 
Bupati Eka Putra sampaikan, pemerintah daerah selalu mensuport kegiatan keagamaan salah satunya kegiatan khatam al quran, karena melalui khatam al quran akan mampu membentengi generasi dari hal-hal yang negatif.
“Selamat kepada peserta khatam dan orang tua, jangan berhenti sampai disitu, teruslah murajaah dan lanjutkan dengan menghafal quran, semoga ini semua menjadi bekal bagi anak anak untuk masa depan,” pesannya. 
Eka Putra tambahkan, apabila ada penghafal al quran di satu rumah, pemerintah daerah melalui program satu rumah satu hafizh akan memprioritaskan segala bentuk bantuan sosial. 
Di akhir arahannya, Bupati juga sampaikan terima kasih kepada guru TPA yang telah mendidik generasi untuk bisa membaca al quran dan mendukung program satu rumah satu hafizh. 
Sementara itu Wali Nagari Tapi Selo Genta Maulana, sampaikan bahwa ada 20 orang santri yang di khatam pada kegiatan khatam al quran yang dilaksanakan di Surau Annur yang dilaksanakan selama 2 hari ini.
“Pada hari pertama Jumat malam dilaksanakan tabliq akbar dengan menghadirkan Ustaz dari Dharmasraya, dan hari ini Sabtu kegiatan diawali pawai taaruf dan dilanjutkan dengan mengaji oleh peserta dan malamnya nanti akan digelar kesenian selawat dulang,” terangnya 
Genta juga sampaikan ucapan selamat kepada peserta khatam dan orang tua yang telah menamatkan al quran. Dia berharap jangan sampai disini, namun para santriwan dan santriwati terus melanjutkan membaca, memahami dan menghafal al quran dengan didampingi juga orang tua masing-masing.
(prokopim)